Kompas.com - 26/05/2015, 21:00 WIB
EditorCaroline Damanik
AMBON, KOMPAS — Komisaris Umar Nasetekay, yang menjabat Wakil Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, mengakui telah menggunakan narkoba jenis sabu selama lebih dari satu tahun. Umar merupakan pemilik empat paket sabu yang dikirim dari Ambon pada Sabtu pekan lalu.

Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Komisaris Besar Thein Tabero dalam konferensi pers di Ambon, Selasa (26/5) pagi. Thein didampingi sejumlah penyidik, di antaranya Kepala Subdirektorat II Reserse Narkoba Polda Maluku Ajun Komisaris Besar John Uniplaita yang memimpin operasi penangkapan Umar.

Operasi penangkapan berawal dari laporan masyarakat bahwa ada paket mencurigakan yang dikirim dari Ambon dengan tujuan Dobo melalui pesawat. Sabu disisipkan di dalam lipatan retsleting celana, kemudian dibungkus dalam kantong plastik. Bagian luar paket tertulis "kpd : Bpk WAKAPOLRES kab. DOBO kep ARU di TEMPAT". Harga satu paket sabu sekitar Rp 1,5 juta".

John bersama dua penyidik lain mengikuti perjalanan paket itu dari Ambon. Di Bandara Rar Gwamar, Brigadir Komang, anggota Satuan Intelijen Polres Kepulauan Aru, menerima kiriman tersebut. Penyidik langsung mengamankan Komang dan menginterogasinya.

Dari Komang, penyidik mendapatkan informasi bahwa paket yang diduga narkoba jenis sabu itu milik Umar. "Kami langsung melakukan penggeledahan di rumah Umar," kata John.

Dalam penggeledahan, penyidik menemukan sejumlah alat bukti, seperti alat pengisap sabu dan bekas sabu. Umar dan Komang ditahan, kemudian dibawa ke Ambon pada Senin (25/5). Keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif.

Polisi juga menahan Brigpol K Manuhutu, anggota Polres Kepulauan Aru, yang mengirim paket itu dari Ambon ke Dobo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tokoh adat kecewa

Ketua Dewan Adat Kepulauan Aru Tonchy Galanggoga menyatakan kaget mendengar kabar penangkapan itu. Mereka kecewa sebab keterlibatan seorang perwira menengah polisi dalam kasus narkoba, selain mencoreng nama institusi Kepolisian, juga mencoreng nama daerah. Hal itu semakin memperburuk citra Kepulauan Aru yang belakangan itu dikaitkan dengan isu perbudakan awak kapal asing di Benjina.

Tonchy berharap agar Kepala Polda Maluku Brigadir Jenderal (Pol) Murad Ismail membentuk tim untuk penyelidikan secara mendalam dan menyeluruh di Kepulauan Aru. Dikhawatirkan, narkoba sudah meluas tidak hanya ke masyarakat, tetapi juga di kalangan aparat kepolisian. Hal itu, menurut Tonchy, membuat kepercayaan masyarakat kepada polisi berkurang.

Penangkapan Umur dan Komang menambah panjang daftar oknum anggota polisi di Kepulauan Aru yang terlibat narkoba. Menurut catatan Kompas, pada Oktober 2014, Brigadir Yusman dan Brigadir Ikrom, anggota Polres Kepulauan Aru, diproses hukum karena terlibat dalam peredaran narkoba.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.