Kompas.com - 25/05/2015, 17:56 WIB
Anak-anak memanfaatkan mobil perpustakaan keliling untuk membaca di arena pameran perpustakaan yang diadakan untuk memperingati HUT Ke-33 Perpustakaan Nasional di Jakarta, Senin (13/5/2013). Pameran yang diikuti sejumlah perpustakaan dari berbagai instansi dan daerah ini untuk mengampanyekan minat baca di kalangan masyarakat. Pameran akan berlangsung hingga 17 Mei 2013. KOMPAS/IWAN SETIYAWANAnak-anak memanfaatkan mobil perpustakaan keliling untuk membaca di arena pameran perpustakaan yang diadakan untuk memperingati HUT Ke-33 Perpustakaan Nasional di Jakarta, Senin (13/5/2013). Pameran yang diikuti sejumlah perpustakaan dari berbagai instansi dan daerah ini untuk mengampanyekan minat baca di kalangan masyarakat. Pameran akan berlangsung hingga 17 Mei 2013.
|
EditorCaroline Damanik

KENDAL, KOMPAS.com
- Minat baca anak di Indonesia sangat rendah. Berdasarkan data UNESCO, persentase minat baca anak Indonesia sebesar 0,01 persen. Artinya, dari 10.000 anak bangsa, hanya satu saja yang memiliki minat baca. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Yayuk Basuki, dalam kunjungan di Kendal, Senin (25/5/2015).

Mantan petenis nasional tersebut menjelaskan, banyak faktor yang melandasi penyebab kurangnya minat baca anak Indonesia. Namun, yang paling mendasar adalah tidak adanya kebiasaan membaca yang ditanamkan sejak usia dini.

Oleh karena itu, orangtua harus menjadi contoh dan kontrol yang baik bagi anak.

“Lewat seminar membangun karakter bangsa dengan melalui gemar membaca dan pemberdayakan perpustakaan di Kendal ini, kami harap para pelajar khususnya sangat suka membaca,” kata Yayuk.

Dia menegaskan bahwa perpustakaan dan masyarakat seharusnya memiliki hubungan yang erat. Artinya, penyelenggaraan perpustakaan yang bertujuan melayani masyarakat harus mampu menyentuh kebutuhan masyarakat.

Oleh sebab itu, perpustakaan perlu untuk menyesuaikan koleksi yang dimiliki dengan kebutuhan masyarakat.

“Informasi dan komunikasi antara perpustakaan dengan masyarakat, merupakan sesuatu yang penting. Sebab tanpa adanya informasi dan komunikasi, keduanya tidak akan pernah ada keterikatan,” ujarnya.

Melalui fungsi anggaran dan pengawasan, Yayuk berjanji, Komisi X DPR akan mendorong perpustakaan nasional untuk menyusun program-program prioritas bersifat inovatif yang bertujuan untuk pengembangan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca baik ditingkat pusat maupun di daerah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X