Kompas.com - 25/05/2015, 02:53 WIB
Mentri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Camp penampungan Imigran Rohingya di Camp Kuala Langsa. Pada kesempatan ini Mensos berbincang dan bernyanyi bersama anak-anak di camp penampungan. *****K12-11 K12-11Mentri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Camp penampungan Imigran Rohingya di Camp Kuala Langsa. Pada kesempatan ini Mensos berbincang dan bernyanyi bersama anak-anak di camp penampungan. *****K12-11

LANGSA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia akan segera melakukan repatriasi terhadap ratusan pendatang ilegal asal Banglades yang terdampar bersamaan dengan pengungsi Rohingya di daratan Aceh. Hal ini dikatakan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat melakukan peninjauan kamp penampungan imigran asal Myanmar dan Bangladesh di Kuala Langsa, Kota Langsa, Propinsi Aceh, Minggu (24/5/2015).

"Persoalan yang dihadapi oleh para imigran asal Banglades ini adalah persoalan ekonomi, sehingga mereka perlu dilakukan repatriasi (pemulangan ke daerah asal). Pemerintah indonesia akan segera melakukan itu," ujar Mensos Khofifah.

Pemerintah, sebut Khofifah, akan segera memindahkan imigran asal Banglades ke pusat penampungan karantina imigrasi yang berada di Sumatera Utara. Kemudian, pemerintah akan melakukan koordinasi dengan pemerintahan Banglades untuk melakukan repatriasi.

Sementara itu untuk warga Rohingya asal Myanmar, Pemerintah Indonesia juga akan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga dunia, seperti IOM dan UNHCR. Ini dilakukan untuk merumuskan jalan keluar bagi warga minoritas yang terusir dari tanah kelahiran mereka.

“Untuk Rohingya Myanmar, solusinya adalah resettlement, tapi ini juga perlu rumusan yang jelas. Saat ini para pengungsi ini tidak hanya ada di Aceh, tapi juga ada di beberapa daerah lain di Indonesia bahkan di beberapa negara lain di Asia. Sehingga memang memerlukan urun rembuk dengan komunitas dunia,” ujar Khofifah.

Kementrian Sosial saat ini tengah menunggu adanya sebuah Keputusan Presiden untuk memberi penanganan lanjutan bagi para imigran tersebut.

“Untuk proses resettlement sendiri pastinya membutuhkan waktu paling tidak setahun, kita harus membicarakan ini dengan lembaga-lembaga dunia, karena mereka adalah warga dunia. Untuk penempatan sementara di Indonesia, kita akan menunggu Keppres, termasuk bagaimana pemenuhan kebutuhan tempat tinggal dan kebutuhan logistik setiap harinya,” ujarnya.

Di kamp penampungan Kuala Langsa, Khofifah Indar Parawansa terlihat begitu akrab dengan para imigran. Mensos Khofifah juga mencoba berkomunikasi dengan para imigran, terutama perempuan dan anak-anak. Bahkan Khofifah juga sempat bernyanyi bersama anak-anak tersebut.

Dalam kesempatan ini Menteri Sosial juga terlihat membagi-bagikan Alquran dan kerudung bagi perempuan dan anak-anak. “Kita berharap mereka tetap bisa belajar agama, walau hidup dalam kondisi yang seperti ini,” ujarnya.

Kementerian Sosial RI menggelontorkan dana bantuan sosial senilai Rp 2,3 miliar untuk penanganan imigran yang berada di empat titik di Propinsi Aceh, masing-masing di Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.