Diduga Lepas Kendali, Escudo Tabrak Tiga Mobil Sekaligus

Kompas.com - 23/05/2015, 22:50 WIB
Lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas di Jalan Medan, Pematangsiantar,Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2015). KOMPAS.com/Tigor MuntheLokasi kejadian kecelakaan lalu lintas di Jalan Medan, Pematangsiantar,Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2015).
|
EditorDesy Afrianti
PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Diduga lepas kendali saat melaju kencang, sebuah mobil Escudo dengan nomor polisi BK 1149 TV menghantam tiga mobil sekaligus di Jalan Medan, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2015) sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketiga mobil tersebut, Avanza warna silver nopol BK 1439 OC, Terios warna hitam nopol BK 1505 WP dan angkutan umum CV Sepakat nopol BK 1014 WC.

Menurut keterangan sopir Sepakat, sekaligus korban, Hafis Amar Mahdi (22) warga Nagori Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, kejadian bermula saat mobil Escudo milik perusahaan rokok melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pematangsiantar menuju Medan.

Namun saat berada di lokasi, tepatnya di Jalan Medan kilometer 4,5 Kelurahan Sumber Jaya, mobil Escudo tersebut tiba-tiba hilang kendali dan langsung menabrak mobil Terios yang berada di depanya.

Terios pun kembali menabrak angkutan miliknya. Tak hanya sampai di situ, mobil Escudo tersebut kembali melaju kencang dan menghantam satu mobil Avanza yang sedang parkir, hingga akhirnya berhenti karena as ban sebelah kanannya patah.

"Awalnya aku melihat mobil Escudo ini melaju sangat kencang dari arah Siantar menuju Medan. Tiba-tiba mobil itu oleng dan langsung menabrak mobil Terios yang ada di depanku dan kemudian menabrak angkutanku. Tetapi setelah menabrak mobil kami, mobil itu kembali melaju kencang dan menabrak mobil Avanza yang sedang parkir. Di situlah mobil Escudo maut ini berhenti," kata Hafis.

Akibat peristiwa itu, Jalan Medan kilometer 4,5 sempat mengalami kemacetan karena warga serta pengendara berhenti untuk menyaksikan kejadian.

Diketahui mobil Escudo tersebut ditumpangi oleh tiga karyawan perusahaan PT STTC. Mereka langsung dilarikan warga ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Salah seorang karyawan dikabarkan menderita luka yang cukup serius, setelah kepalanya menghantam kaca mobil hingga pecah.

Kejadan tersebut dibenarkan oleh Carlos Sitepu (37) warga Jalan Gaperta Ujung, kompleks Residen, Kelurahan Tanjung Gusta, Medan Helvetia, di hadapan petugas Satlantas Polres Pematangsiantar.

Carlos mengaku mobilnya diparkir karena sedang melayat saudaranya yang berada dekat dengan lokasi kejadian.

Tiba-tiba saja mobilnya dihantam oleh satu mobil yang datang dari arah Pematangsiantar menuju Medan.

Setelah itu, mobil tersebut menabrak dua mobil yang berada di depannya. "Aku terkejut saat melihat mobil Escudo itu menghantam mobilku yang sedang aku parkir. Mobil Escudo ini melaju kencang dari arah Siantar, setelah terlebih dahulu menabrak dua mobil di depanya,'" kata Carlos.

Hingga kini kasus kecelakaan tersebut ditangani oleh petugas Satlantas Polres Pematangsiantar dan langsung melakukan olah TKP serta memeriksa beberapa saksi guna mengetahui penyebab pasti kejadian.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X