Kompas.com - 20/05/2015, 22:25 WIB
Menkominfo Rudiantara menghadiri syukuran percepatan pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda serta sejumlah proyek pembangunan di Kaltim. Kompas.com/Dani JMenkominfo Rudiantara menghadiri syukuran percepatan pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda serta sejumlah proyek pembangunan di Kaltim.
|
EditorFarid Assifa
BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan ke Samarinda tetap berjalan. Kini, pembangunan memasuki rencana lelang yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Pemerintah menyebutnya sebagai free way untuk tol ini nanti. Keseluruhan panjang tol 99,02 kilometer dari Balikpapan hingga Jembatan Mahkota II di Samarinda mulai dikerjakan sejak 2011.

“Kita memasuki paket 2, 3 dan 4, yang dilelang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak seusai peresmian sejumlah proyek di Kaltim seperti pembangkit tenaga listrik dan rumah sakit tipe pratama, Rabu (20/5/2015).

Tol dibangun dengan lima paket, yakni paket 1 sepanjang 25 km dari kilometer 13 Balikpapan ke Samboja; paket 2 sepanjang 23,3 km dari Samboja ke Palaran I; paket 3 sepanjang 21,9 km dari Samboja ke Palaran 2 lalu; paket 4 dari Palaran ke Jembatan Mahkota II di Samarinda. Sedangkan paket 5 dari Kelurahan Sepinggan di Balikpapan ke km 13. Keseluruhan pembangunannya diperkirakan mencapai Rp 9,5 triliun.

Skema pembangunannya sendiri, kata Awang, adalah paket 1 dan 5 digarap dengan kucuran dana pemerintah. Tiga paket lain dikerjakan pihak swasta melalui lelang yang ditargetkan berlangsung pada 2015 ini.

“Kita dapat dukungan Kabinet Indonesia Bersatu dan Kabinet Kerja, ada keputusan Menteri PU di 2010 hingga DPRD Kaltim di 2014, untuk pembiayaan paket 1 dan 5 melalui APBD dan APBN,” kata Awang.

“Biayanya sekitar Rp 80-90 miliar per kilometer,” timpal kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hermanto Dardak yang juga hadir di acara itu.

Sekadar mengingatkan, pembangunan jalan tol merupakan bagian dari rencana besar pemprov menghubungkan kawasan-kawasan industri di Kaltim, mulai dari Penajam Pasir Utara, Bontang, hingga Kutai Timur. Tol juga menjadi jalan keluar pemerintah menghubungkan tiga kawasan industri itu. Pembangunan tol, khususnya Balikpapan-Samarinda, tidaklah mulus. Sempat tertunda lantaran persoalan pembebasan lahan, pemerintah kini mengklaim telah menyelesaikan permasalahan itu.

“Sudah disampaikan tadi pembebasan lahan sudah selesai sekitar 80 persen,” kata Hermanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X