Jambret Marak di Legian dan Kuta, Polresta Denpasar Gandeng Pecalang

Kompas.com - 19/05/2015, 11:10 WIB
Monumen Bom Bali Jalan Legian,salah satu tempat yang sering dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. KOMPAS.com/SRI LESTARIMonumen Bom Bali Jalan Legian,salah satu tempat yang sering dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik.
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com — Aksi jambret di wilayah obyek wisata Legian dan Kuta, Bali, menjadi perhatian aparat Polres Denpasar. Polisi lantas menggandeng masyarakat adat setempat untuk menjaga wilayah masing-masing demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan.

"Kita optimalkan pencegahan. Masyarakat di Legian minta diajari oleh kepolisian bagaimana mengatasi kejahatan di wilayahnya. Kita ajari. Di Bali, ada masyarakat adat yang cukup kuat, ada pecalang, ada jagabaya, kita bisa bekerja sama dalam memberantas kejahatan," ujar Kepala Polresta Denpasar, Kombes Anak Agung Made Sudana, Denpasar, Selasa (19/5/2015).

Sudana juga menyampaikan, kepolisian menggandeng masyarakat adat lingkungan Legian dan Kuta yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap warga setempat. "Ini bentuk kepedulian masyarakat. Makanya kita ajak pelatihan-pelatihan. Kita akan adakan simulasi di sekitar jalan Legian. Waktunya nanti kita informasikan. Saat ini kepedulian masyarakat semakin tumbuh, saya senang sekali," kata dia.

Polresta Denpasar saat ini sedang menjadi pilot project Program Kerja 100 Hari Kapolri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Regional
Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Regional
Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X