Sukarela, Warga Kembalikan Dua Ekor Kakatua Jambul Kuning

Kompas.com - 18/05/2015, 17:08 WIB
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Bidang KSDA Wilayah I Bogor mengamankan dua ekor burung langka berjenis Kakatua Jambul Kuning (cacatua sulphurea). Kedua satwa tersebut didapatnya setelah pemiliknya menyerahkan secara sukarela, Senin (18/5/2015). K97-14 KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHBalai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Bidang KSDA Wilayah I Bogor mengamankan dua ekor burung langka berjenis Kakatua Jambul Kuning (cacatua sulphurea). Kedua satwa tersebut didapatnya setelah pemiliknya menyerahkan secara sukarela, Senin (18/5/2015). K97-14
|
EditorCaroline Damanik

BOGOR, KOMPAS.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Bidang KSDA Wilayah I Bogor mengamankan dua ekor burung langka berjenis Kakatua Jambul Kuning (cacatua sulphurea).

Kepala Seksi Wilayah II Bidang KSDA, Ari Wibawanto mengatakan, kedua satwa tersebut didapatnya setelah pemiliknya menyerahkan secara sukarela.

"Kami pada hari minggu (17/5/2015) kemarin menerima dua ekor satwa Kakatua Jambul Kuning dari dua orang pemilik yang berasal dari wilayah Depok dan Bogor. Satwa tersebut sudah dipelihara cukup lama oleh pemiliknya. Mereka (pemilik, red) secara sukarela menyerahkannya kepada kami," ucap Ari saat ditemui di Kantor BKSDA Jawa Barat, Senin (18/5/2015).

Ari menambahkan, dua ekor satwa Kakatua Jambul Kuning itu nantinya akan dititipkan di lembaga konservasi. Ada tiga lokasi yang akan dijadikan tempat penitipan, yaitu Taman Safari Indonesia, Pusat Penyelamatan Satwa di Sukabumi, dan di wilayah Gadog.

"Kami akan titipkan sementara ke lembaga konservasi, sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya di wilayah Indonesia Timur khususnya di Maluku," katanya.

Berdasarkan kebijakan dari Kementerian tentang posko save Kakatua Jambul Kuning, lanjut Ari, pihaknya mengimbau kepada masyarakat jika memiliki satwa tersebut untuk segera menyerahkannya kepada negara untuk direhabilitasi.

"Kami membuka layanan hotline di nomor 0251 8660706. Masyarakat bisa menyerahkan secara langsung atau menghubungi kami di nomor tersebut untuk dijemput ke lokasi," tutur Ari.

Saat ini, Balai BKSDA Bidang KSDA Wilayah I Bogor sudah menerima 14 ekor satwa Kakatua Jambul Kuning dari sejumlah wilayah Jakarta dan Bogor. Ke-14 ekor satwa tersebut kini sudah dibawa ke lembaga konservasi untuk direhabilitasi sebelum dilepas kembali ke habitatnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X