Wali Kota Semarang: Pasar Johar Akan Tetap Dilestarikan

Kompas.com - 15/05/2015, 17:47 WIB
Stuktur cendawan yang ada di Pasar Johar, Kota Semarang Kompas.com/Nazar NurdinStuktur cendawan yang ada di Pasar Johar, Kota Semarang
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com
– Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, setuju merenovasi bagian dari pasar Johar sesuai dengan aturan cagar budaya. Pemerintah mengaku akan tetap melestarikan pasar bersejarah tersebut, dengan tidak merubah bangunan yang ada.

“Insyallah, akan tetap dilestarikan. Siapa sih yang tidak mau punya pasar bersejarah? Tapi, semua itu perlu kajian mendalam,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Jumat (15/5/2015).

Meski secara umum menyetujui, dia menilai untuk saat ini belum menyiapkan anggaran maupun desain. Pemkot sepekan ini masih fokus mengurus para pedagang sehingga desain revitalisasi pasar masih belum diputuskan.

“Desain masih belum jadi. Kami juga sudah berkomunikasi dengan tim ahli cagar budaya, tapi mereka masih belum turun ke lapangan,” tambah Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang ini.

Dia berjanji akan menyamakan gagasan dengan tim cagar budaya ke depannya. Sementara ini, pihaknya bersama dengan tim cagar budaya hanya sebatas bertugar gagasan dan ide.

“Mereka masih belum turun ke lapangan, dan kami juga masih fokus pada relokasi. Mungkin baru minggu depan baru bisa,” tambahnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga ingin agar bangunan Johar tetap dipertahankan sesuai aslinya ketika direnovasi. Kendati demikian, Ganjar mengharap agar bangunan di Kompleks pasar Johar agar dibuat lebih modern dan lebih luas. Bagian bangunan yang sudah masuk heritage akan dibangun sesuai aslinya, agar keberadaannya bisa lebih dinikmati masyarakat, sedangkan bagian yang tidak masuk bangunan heritage agar dibuat modern, hingga bangunan baru bisa melihat efek dari heritage.

"Ruang yang tidak masuk heritage nanti dibuat modern. Biar di dalam pasar tidak desak-desakan. Nanti dibuat bangunan baru lebih nyaman, bisa dilihat dengan rasa seni yang tinggi," ujar Ganjar.

Pasar Johar dibangun oleh arsitek Belanda, Thomas Karsten hingga pembangunannya selesai tahun 1938. Bangunan pasar ini ditetapkan sebagai cadar budaya, terutama pada struktur bagunan cendawan. Pasar Johar juga merupakan puncak mahakarya dari Karsten, setelah dia menyelesaikan Pasar Randusari, Pasar Jatingaleh dan Pasar Gede Surakarta.

“Johar itu puncaknya. Jadi pada tahun 1939. Arsitektur Karsten ini luar biasa, karena ia bisa memadukan penyinaran matahari, perilaku pengguna pasar, interaksi masyarakat, kehidupan hewan. Semua dipelajari, hingga tercipta arsitektur programming,” ujar arsitek sekaligus tim ahli cagar budaya, Widya Widayanti, awal pekan ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Regional
Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Regional
3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

Regional
2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

Regional
DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

Regional
Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Regional
Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Regional
Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Regional
Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Regional
2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X