Untuk Sementara, Pedagang Pasar Johar Direlokasi ke Jalan Protokol

Kompas.com - 15/05/2015, 16:29 WIB
Struktur bangunan beton membentuk jamur atau yang biasa disebut Candrawan di dalam Pasar Johar, Kota Semarang, Selasa (12/5/2015). Bangunan itu masih utuh. Kompas.com/Nazar NurdinStruktur bangunan beton membentuk jamur atau yang biasa disebut Candrawan di dalam Pasar Johar, Kota Semarang, Selasa (12/5/2015). Bangunan itu masih utuh.
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com — Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hendrar Prihadi mempersilakan para pedagang eks Pasar Johar dan Pasar Yaik untuk kembali berjualan di tempat relokasi sementara.

Sembari menunggu pembangunan, pemerintah telah menetapkan beberapa lokasi berjualan. Para pedagang akan direlokasi semuanya di Kompleks Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dengan lahan seluas 10 hektar.

Ada sekitar 4.719 lapak pedagang yang akan dibangun, disertai pemasangan instalasi air dan listrik, serta penambahan trayek angkutan.

“Kami sudah dapatkan titik terang tentang kelangsungan usaha pedagang ini. Nanti mereka akan direlokasi di kawasan MAJT. Namun, untuk ke sana, masih butuh waktu empat sampai lima minggu lagi,” kata Hendrar, Jumat (15/5/2015).

Pemerintah pun menyiapkan lokasi sementara, mulai dari Pasar Kanjengan, Pasar Rejosari, Pasar Bulu, dan lantai 3 dan 4 Matahari Johar, hingga beberapa tempat lainnya. Namun, karena masih banyaknya pedagang yang belum tertampung, pemerintah akhirnya mengizinkan mereka mendirikan lapak di jalan protokol.

“Tempat relokasi itu kurang karena pedagangnya ada 4.000-an. Nanti kami siapkan lapak penampungan di Jalan Agus Salim satu arah, Jalan Pemuda dari Depan Hotel Metro ke Kali Semarang searah, itu nanti boleh untuk penampungan sementara selama 1,5 bulan,” tambah Hendrar.

Dia menambahkan, penentuan lokasi tersebut setelah pihaknya terus menggelar dialog dengan para pedagang serta Pemprov Jawa Tengah. Pemerintah ingin agar aktivitas usaha eks Pasar Johar dan Yaik bisa berjalan sebagaimana mestinya. Terkait dengan akan macetnya lalu lintas di Jalan Agus Salim dan Jalan Pemuda nantinya, Wali Kota berharap pada masyarakat untuk bisa bersabar.

“Kami sangat berharap agar masyarakat bisa bersabar. Kami semua tidak mengharapkan ini karena ini musibah,” ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.