Turun dari Pesawat VIP, Panglima TNI dan Kapolri Joget Bersama

Kompas.com - 07/05/2015, 11:56 WIB
Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, menari bersama prajurit TNI dan Polri di Lanud El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (7/5/2015) Kompas.com/Sigiranus Marutho BerePanglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, menari bersama prajurit TNI dan Polri di Lanud El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (7/5/2015)
|
EditorCaroline Damanik

KUPANG, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti tiba di Lanud El Tari, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (7/5/2015) pagi, dengan pesawat VIP TNI AU. Mereka lalu disambut dengan tarian kreasi dengan diiringi lagu daerah NTT yang ditampilkan oleh gabungan prajurit TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Brimob serta Polisi.

Melihat itu, Moeldoko dan Badrodin Haiti langsung ikut menari bersama prajurit TNI dan Polisi kurang lebih sekitar lima menit lamanya. Setelah puas menari, dua jenderal bintang empat yang disambut oleh Wakil Gubernur NTT, Alexander Benny Litelnony, Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno, Kapolda NTT Brigjen Endang Sunjaya, Danrem 161 Wirasakti Kupang, Brigjen Achmad Yuliarto, Kajati NTT John W Purba dan sejumlah pejabat lainnya, langsung menuju podium yang sudah disediakan kemudian memberikan arahan kepada ribuan prajurit TNI, Polri dan PNS.

Setelah lebih dari satu jam memberikan arahan, Moeldoko dan Badrodin Haiti kemudian menggunakan Hely Belt 412 TNI-AD dan Puma TNI-AU untuk melanjutkan kunjungan ke Motaain, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu yang berbatasan langsung negara Timor Leste, untuk meninjau pos perbatasan yang pernah juga dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X