Soal Penggelapan Dana BLT, Ini Penjelasan Pos Indonesia Wilayah Kupang

Kompas.com - 06/05/2015, 05:10 WIB
|
EditorHindra Liauw
KUPANG, KOMPAS.com - PT Pos Indonesia wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) membantah bahwa ada oknum petugasnya yang menggelapkan dan bantuan langsung tunai (BLT) milik puluhan warga di Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, NTT.

Kepala Kantor Pos Indonesia Wilayah Kupang, Chairuddin mengatakan, semuanya hanya miskomunikasi antara warga dan petugas.

“Pada Rabu 29 Maret 2015 pekan lalu petugas kita mendatangi semua kecamatan dan desa di Kabupaten Kupang, termasuk Kecamatan Sulamu. Saat pembayaran itu, ada 22 warga di Kecamatan Sulamu yang tidak hadir sehingga kita sarankan untuk datang langsung ke kantor Pos Kupang. Warga pun datang pada Senin 4 Mei 2015 kemarin,” jelas Chairuddin.

Saat berada di kantor Pos kata Chairuddin, petugas loket mengira sudah bayar karena cap yang berkaitan dengan nama warga yang bersangkutan sudah ditandatangani, sehingga sempat terjadi miskomunikasi.

Petugas loket kemudian melakukan konfirmasi ke petugas bayar. Setelah dicek kembali di website PT Pos Kupang, ternyata memang ada beberapa warga yang dananya belum dicairkan sehingga langsung bayar saat itu juga.

“Jadi kemarin sebanyak 18 RTS dari Kelurahan Pariti dan 4 RTS Kelurahan Pantai Beringin sudah kita bayarkan semuanya, Rp 600.000 per orang,”terangnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan protes di Kantor Pos dan Giro Kupang, Senin (4/5/2015). Pasalnya, mereka menduga ada oknum yang menggelapkan dana pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600.000 per kepala keluarga.

Warga mendapati ada bukti pencairan yang dilakukan oknum dengan cara membubuhkan tanda tangan pada penerima bantuan BLT. Padahal, warga belum pernah tanda tangan dan melakukan pencairan. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X