Jalan Asia Afrika Bakal Dijaga Ketat - Kompas.com

Jalan Asia Afrika Bakal Dijaga Ketat

Kompas.com - 05/05/2015, 16:57 WIB
KOMPAS.com/Rio Kuswandi Arus lalu lintas di Jalan Asia Afrika, tepatnya di depan Gedung Merdeka, padat merayap karena banyaknya warga yang tumpah ke jalan saat melakukan foto - foto di lokasi tersebut.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepopuleran Jalan Asia Afrika dan sekitarnya naik daun semenjak dipercantik untuk menyambut peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika di Kota Bandung 24 April 2015 lalu. Lantaran sering dikunjungi wisatawan hingga dini hari hanya untuk berfoto, Pemerintah Kota Bandung akan memperketat penjagaan di lokasi tersebut.

Penjagaan akan dilakukan oleh ratusan petugas gabungan dari Satpol PP, Linmas dan Dinas Perhubungan.

"Akan dibuat posko di empat titik. Di Jalan Dalemkaum, Cikapundung Timur, Asia Afrika dan Alun-alun," kata Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Satpol PP Kota Bandung, Kurnaedi di Balai Kota Bandung, Selasa (5/5/2015).

Masyarakat dan pengunjung juga diminta untuk bisa menjaga ketertiban dan kebersihan di lokasi-lokasi tersebut. Pasalnya, para petugas penjaga tidak akan memberikan toleransi kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan atau mereka yang kedapatan tangan merusak fasilitas umum.

"Kalau tertangkap tangan buang sampah sembarangan kita langsung tarik dan diminta membayar denda Rp. 250.000 di tempat," ujarnya.

Jumlah petugas penjaga yang disiapkan mencapai 100 orang. Dalam satu posko, akan ditempatkan sebanyak 25 orang petugas gabungan.

"Kalau tidak mampu bayar denda nanti kita tahan KTP langsung (menjalani sidang) Tipiring," ungkapnya.

Selain membuang sampah sembarangan, pelanggaran yang kerap dilakukan para pengunjung adalah parkir sembarangan. Banyak motor-motor pengunjung yang diparkirkan di jalanan di pinggir jalan sehingga sering kali memacetkan arus lalu lintas. Padahal, lanjut Kurnaedi, sudah disediakan kantung parkir di lahan kosong eks gedung Palaguna Plaza.


"Dishub sudah sediakan kantung-kantung parkir di Palaguna dan basement alun-alun. Kalau parkir sembarangan langsung sidang Tipiring di Pengadilan," tandasnya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorCaroline Damanik
Komentar

Terkini Lainnya

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Regional
Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

Internasional
Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

Nasional
Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Kepala Divisi Keuangan First Travel Modali Mantan Pacar Buka Salon Rp 60 Juta

Nasional
Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Tokoh Nomor Dua Houthi Tewas dalam Serangan Udara Koalisi Arab Saudi

Internasional
Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional

Close Ads X