Kompas.com - 04/05/2015, 14:22 WIB
Orang tua calon siswa Polisi di Nunuan tanda tangani pakta integritas untuk mencegah upaya kkn dalam perekrutan anggota polisi tahun 2015. KOMPAS.com/SUKOCOOrang tua calon siswa Polisi di Nunuan tanda tangani pakta integritas untuk mencegah upaya kkn dalam perekrutan anggota polisi tahun 2015.
|
EditorGlori K. Wadrianto
NUNUKAN, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Nunukan, Kalimantan Utara, menggelar acara penandatanganan pakta integritas dengan ratusan orangtua pelamar calon siswa polisi, serta pengawas dari internal maupun eksternal kepolisian.

Kepala Polres Nunukan AKBP Christian Tory mengatakan, penandatanganan pakta integritas bertujuan untuk mencegah adanya upaya penipuan yang dilakukan oleh anggota kepolisian maupun dari orangtua calon siswa polisi.

”Saat-saat seperti ini akan timbul banyak orang yang mengaku bisa meluluskan dan masyarakat harus berhati-hati,“ ujar Christian, Senin (4/5/2015).

Dengan penandatanganan pakta integritas tersebut, upaya penipuan oleh anggota polisi serta upaya menyogok yang dilakukan oleh orangtua calon siswa bisa diproses secara hukum. Salah satu pasal yang tercantum dalam pakta integritas itu yakni tidak terlibat dalam upaya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). ”Apabila nanti melanggar, kita bisa kenakan sanksi hukum,” imbuh Christian.

Christian mengaku telah mengimbau orangtua siswa calon polisi agar segera menghubungi polisi jika mendapat layanan pesan singkat (SMS) dari anggota polisi tertentu yang mengaku bisa meluluskan calon siswa polisi.

“Sudah kita kasih nomor HP saya kepada orangtua siswa agar segera menghubungi jika ada oknum seperti itu,” ujar dia.

Di Kabupaten Nunukan, sebanyak 145 dari 170 calon siswa polisi akan diberangkatkan ke Polda Kalimantan Timur untuk melakukan seleksi lanjutan. Sementara 25 calon siswa tidak lolos dalam seleksi tinggi badan.

Sebelumnya, dalam seleksi calon siswa polisi ada kemudahan persyaratan terkait tinggi badan. “Peraturan baru ada perubahan. Kalau dulu tinggi badan laki-laki minimal 163 cm, sekarang minimal 165 cm. Untuk perempuan dulu 155 cm, sekarang 160 cm, semua terkendala di tinggi badan,” ujar Christian.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.