Kompas.com - 01/05/2015, 13:17 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

YOGYAKARTA,KOMPAS.com  - Asosiasi Ibu Menyusui (AIMI) ikut turun bersama ratusan buruh di Yogyakarta dalam aksi memeringati Hari Buruh Sedunia, Jumat (1/5/2015). Dalam aksinya, AIMI menyerukan agar perusahaan memberikan hak cuti melahirkan selama enam bulan. Hal ini dinilai penting untuk mendukung pemberian ASI eksklusif bagi bayi.

Ketua AIMI Cabang Yogyakarta Francisca Maria mengatakan, merujuk pada pasal 128 undang-undang nomer 36 tahun 2009 tentang kesehatan, secara jelas menyatakan bahwa setiap bayi berhak mendapatkan ASI ekslusif sejak dilahirkan selama enam bulan, kecuali atas indikasi medis.

"Pemberian air susu ibu (ASI) itu merupakan hak bayi setelah dilahirkan," kata Francisca, saat ditemui disela-sela aksi, di kawasan Gedung Agung, Yogyakarta.

Saat ini, cuti melahirkan hanya diberikan selama tiga bulan. Dengan beban pekerjaan, kesempatan memberikan ASI eksklusif bagi bayi ibu bekerja menjadi terbatas dan menghadapi berbagai tantangan.

"Buruh tidak punya kesempatan memerah susu karena harus memenuhi target pekerjaan. Akhirnya, susu formula yang menggantikan," ujarnya.

Ia berharap, perusahaan memberikan jaminan bahwa ibu menyusui mendapatkan hak-haknya. Perusahaan wajib menyediakan ruang laktasi yang memadai serta waktu yang leluasa bagi ibu untuk menyusui atau memerah ASI.

Hal itu sesuai dengan ketentuan Pasal 83 undang-undang No. 13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan yang menyebutkan pekerja/buruh perempuan yang anaknya masih menyusu harus diberikan kesempatan sepatutnya untuk menyusui anaknya jika hal itu harus dilakukan selama waktu kerja.

AIMI, kata Francisca, juga mendesak perusahaan dan pemerintah untuk merealisasikan cuti melahirkan selama enam bulan. Selain itu, perusahaan juga diharapkan bisa memberikan edukasi pentingnya menyusui kepada para pekerjanya.

Menurut Francisca, jika semua aspek dan hak-hak itu terpenuhi, maka perusahaan telah turut berkontribusi dalam pemenuhan hak-hak bayi dan upaya menciptakan generasi mendatang yang berkualitas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

Regional
Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.