"May Day", Buruh di Bali Bersatu Tuntut Pansus UMSP

Kompas.com - 30/04/2015, 13:45 WIB
Massa saat jalan menuju kantor DPRD Bali KOMPAS.com/SRI LESTARIMassa saat jalan menuju kantor DPRD Bali
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com — Dalam rangka Hari Buruh (May Day) yang jatuh pada 1 Mei besok, aliansi masyarakat yang tergabung dalam Buruh Bali Bersatu menggelar aksi damai ke Gedung DPRD Bali, Kamis (30/4/2015). Mereka menuntut dua hal, yaitu pembentukan Pansus DPRD tentang upah minimum sektoral Provinsi Bali (UMSP Bali) dan penerapan upah minimum sektoral Provinsi Bali tahun 2016.

"Aksi ini dalam rangka May Day dan hari ini kami melakukan aksi ke DPRD Bali untuk menuntut segera dibentuk pansus tentang upah minimum sektoral dan terapkan upah minimum sektoral 2016," kata Koordinator Buruh Bali Bersatu, Ida I Dewa Made Rai Budi Darsana.

Dia juga menyampaikan, Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata utama di Indonesia ternyata belum memiliki landasan hukum tentang upah, terutama mengenai penerapan upah minimum sektoral provinsi. Penerapan UMP Bali selama ini dinilai merugikan pekerja karena diterapkan secara merata bagi semua jenis usaha. Artinya, penerapan upah dilakukan tanpa melihat besar atau kecilnya pendapatan pengusaha. Hal ini menyebabkan pekerja sulit dalam menuntut hak-hak kesejahteraannya.

"Kebutuhan terus naik, ditambah dengan naiknya harga BBM, listrik, yang secara periodikal dilakukan pemerintah pusat memberatkan pekerja di Bali. Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga tidak bisa membantu kepentingan kami sebagai pekerja," kata dia.

Aksi di DPRD Bali terlihat kondusif dan tetap dilakukan penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Perwakilan dari para pendemo dipersilakan masuk ruangan pertemuan di lantai 3 dan diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry didampingi anggota Dewan dari Komisi IV. DPRD berjanji akan mengakomodasi kepentingan buruh dan akan menindaklanjuti segala tuntutan.

Pertemuan buruh dan anggota Dewan berlangsung sekitar satu jam. Setelah itu, buruh membubarkan diri dengan tertib yang terus dipantau aparat keamanan.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Regional
Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Regional
Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Regional
3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Regional
Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Regional
Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Regional
Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Regional
Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Regional
Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Regional
Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X