Kapal TNI AL Bersenggolan dengan Kapal Pelni di Pelabuhan Jayapura

Kompas.com - 29/04/2015, 20:50 WIB
|
EditorFarid Assifa
JAYAPURA, KOMPAS.com - Kapal penumpang Pelni KM Ngapulu harus menunda keberangkatan selama 1 jam menyusul insiden senggolan dengan kapal TNI AL KRI 973 Tanjung Nusa Nive di Pelabuhan Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (29/4/2015).

Akibat insiden itu, terdapat goresan sepanjang 5 meter di lambung kiri KM Ngapulu, sementara KRI 973 Tanjung Nusa Nive mengalami kerusakan ringan di lambung kanan yang robek sepanjang 1 meter dan lebar kurang lebih 30 sentimeter.

Kepala Operasi PT Pelni Jayapura Ibrahim yang ditemui di Pelabuhan Jayapura mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIT, ketika KRI 973 melakukan manuver hendak berlabuh di Pelabuhan Jayapura.

"Saat KRI 973 hendak melakukan manuver sandar di dermaga Pelabuhan Jayapura, tiba-tiba lambung kanan kapal menyenggol ujung Dermaga Kargo. Akibatnya, kapal KRI sempat menyenggol KM Ngapulu yang sudah lebih dulu berlabuh di Dermaga penumpang," jelas Ibrahim kepada wartawan di Pelabuhan Jayapura, Rabu (29/4/2015).

Akibat insiden ini, jelas Ibrahim, terdapat goresan di lambung kiri KM Ngapulu.

"Setelah dilakukan pemeriksaan hanya cat kapal yang lecet dan tidak mengganggu pelayaran. Tapi karena insiden ini, KM Ngapulu yang seharusnya berangkat pukul 17.00 harus tertunda sejam untuk pemeriksaan," ungkap Ibrahim.

Dikonfirmasi terpisah, Komandan KRI 973 Tanjung Nusa Nive Letkol Laut (P) Noldy Tangka membenarkan insiden senggolan itu. Menurut Noldy, saat KRI 973 hendak melakukan manuver sandar di dermaga kargo Pelabuhan Jayapura, tiba-tiba kapalnya terdorong angin dari arah kiri sehingga lambung kanan menyenggol ujung dermaga serta KM Ngapulu yang berlabuh di Dermaga penumpang.

"Kami berusaha menghindar karang, tapi saat bersamaan dari arah kiri kapal angin bertiup cukup kencang sehingga kapal menyenggol ujung dermaga, dan selanjutnya menyenggol KM Ngapulu," jelas Letkol Laut (P) Noldy didampingi Danlantamal X Jayapura di Pelabuhan Jayapura.

Akibat insiden itu, menurut Noldy, terdapat goresan sepanjang 1 meter di lambung kanan KRI 973.

"Ada goresan kecil di lambung kanan kapal, dan saat ini sedang dilas dibantu petugas Pelabuhan Jayapura," jelas Noldy.

Dalam insiden ini, Noldy menyesalkan ketiadaan kapal Tug Boat di Pelabuhan Jayapura yang seharusnya membantu kapal saat hendak berlabuh. Bekas kapal Pelni KM Kambuna yang kini berubah fungsi menjadi kapal angkut TNI AL, KRI 973 Tanjung Nusa Nive tiba di Jayapura untuk menjemput personel Batalyon 751 Raider yang hendak melakukan latihan raider di Jakarta.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal dari Kemacetan di Jalan

Duduk Perkara Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal dari Kemacetan di Jalan

Regional
Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Regional
Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Regional
Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Regional
Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Regional
Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Regional
Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X