Kompas.com - 29/04/2015, 14:41 WIB
Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika Bandung. Gedung bersejarah ini merupakan tempat dilangsungkannya Konferensi Asia Afrika (KAA). KOMPAS.com/Reni SusantiGedung Merdeka di Jalan Asia Afrika Bandung. Gedung bersejarah ini merupakan tempat dilangsungkannya Konferensi Asia Afrika (KAA).
EditorCaroline Damanik

DENPASAR, KOMPAS.com - Arsip Nasional Republik Indonesia mendaftarkan arsip Konferensi Asia Afrika kepada organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNESCO, untuk dijadikan warisan ingatan dunia.

"Kami sudah kirim formulir ke UNESCO di Prancis untuk diregister arsip KAA sebagai warisan ingatan dunia," kata Kepala ANRI Mustari Irawan di Denpasar, Rabu (29/4/2015).

Surat register itu, lanjut dia, juga disertakan dengan empat surat dukungan dari Pemerintah Sri Lanka, India, Myanmar, dan Pakistan yang merupakan empat negara pendiri KAA bersama dengan Indonesia.

Dia mengharapkan "roh" konferensi bersejarah yang dilaksanakan pada tahun 1955 di Bandung, Jawa Barat itu tetap hidup dan dikenal dunia melalui warisan ingatan dunia.

Selain itu, arsip KAA juga diharapkan memberikan gambaran kepada dunia bahwa Indonesia yang pada saat itu masih berumur 10 tahun, bisa menghelat kegiatan internasional dan memiliki pengaruh yang luar biasa bagi negara-negara di kawasan Asia dan Afrika.

"Sejak saat itu banyak negara di kawasan Asia dan Afrika yang merdeka," tegasnya.

Sejak tahun 2013, lanjut dia, pihaknya telah melakukan kompilasi sebanyak 1.776 arsip menyangkut KAA berupa lembaran kertas, 565 arsip berupa foto dan tujuh dalam bentuk film asli KAA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kompilasi itu untuk mendukung registrasi KAA di UNESCO," imbuhnya.

Kompilasi itu, ucap dia, telah disiarkan melalui seminar dan forum-forum diskusi dan untuk menyebarluaskan informasi dan sejarah terkait KAA.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X