Gayatri "Century" Lempar Sandal ke Kantor Bank Mutiara

Kompas.com - 22/04/2015, 14:58 WIB
Sri Gayatri gelar aksi di depan Kantor Bank Mutiara Solo, Rabu (22/4/2015). KOMPAS.COM/ M WismabrataSri Gayatri gelar aksi di depan Kantor Bank Mutiara Solo, Rabu (22/4/2015).
|
EditorGlori K. Wadrianto
SOLO, KOMPAS.com - Sri Gayatri, nasabah Bank Century asal Surabaya, kembali menggelar aksi eksentriknya di Kantor Bank Mutiara cabang Solo di Jalan Slamet Riyadi, Rabu (22/4/2015).

Kantor Bank Mutiara, yang dulunya bernama Bank Century, menjadi sasaran sandal milik Sri. Sri melempar papan nama bank karena dianggap belum menyelesaikan tanggung jawab terhadap para nasabah Bank Century.

Sri Gayatri menggelar aksi tunggalnya di depan kantor Bank Mutira cabang Solo di Jalan Slamet Riyadi. Setelah turun dari mobil, Gayatri menggedor gedor pintu kaca bank sambil berteriak teriak.

"Rp 70 miliar uang keluarga saya hilang, saya akan terus berjuang," kata dia dalam logat Jawa Timur-an yang khas.


Personel dari kepolisian tampak disiagakan untuk mengawal aksi Gayatri tersebut. Setelah berkali-kali menggedor-gedor pintu dan berteriak memanggil kepala kantor dan tidak ada jawaban.

Gayatri dengan spontan melepas sandalnya dan melemparkan ke papan nama Bank Mutiara tersebut. Sambil mengumpat, Gayatri masih menggedor gedor pintu bank. "Jelas sekali Bank Mutiara tidak mau mengembalikan uang nasabahnya, dan itu tidak menghormati hukum," kata dia.

Gayatri menambahkan, pengadilan sudah memutuskan bahwa Bank Century atau sekarang bernama Bank Mutiara harus mengembalikan uang nasabah. Sebelumnya, Gayatri juga melakukan aksi di Pengadilan Negeri Solo di Jalan Slamet Riyadi.

Aksi tersebut bersamaan dengan pertemuan antara perwakilan Bank Mutiara Tbk dan pengadilan. Hadir pula dalam pertemuan tersebut perwakilan Forum Nasabah Bank Century, tidak ketinggalam Gayatri.

Gayatri menggelar aksinya dan berteriak teriak di halaman gedung Pengadilan Negeri Solo. Menurut perwakilan Bank Mutiara, pertemuan tersebut dalam rangka teguran dari pengadilan kepada Bank Mutiara.

Teguran tersebut berisikan agar pihak Bank Mutiara segera mengganti dana para nasabah di Solo yang terjerat dalam reksadana Antaboga. Namun, Medi Purba yang mewakili Bank Mutiara menjelaskan, bank tidak akan mengganti dana tersebut karena yang bertanggung jawab untuk mengembalikan dana nasabah adalah PT. Antaboga Delta Sekuritas.

"Kami tidak melakukan perintah pengadilan karena dana nasabah ada dalam reksadana yang dikeluarkan oleh Antaboga. Dan uang bisa dikembalikan apabila dananya ada di bank. Ini faktanya, kami tidak pegang uang nasabah, karena dananya ada di Antaboga," kata Medi Purba kepada wartawan usai pertemuan tertutup tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X