Heli Salah Baca Titik Koordinat, Mentan Nyasar ke Acara Ibu-ibu Berkebaya

Kompas.com - 21/04/2015, 13:21 WIB
Mentan Amran Sulaiman saat panen di Ngawi Jawa Timur dok Kementerian PertanianMentan Amran Sulaiman saat panen di Ngawi Jawa Timur
|
EditorCaroline Damanik

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang berkunjung ke Kabupaten Lampung Utara sempat tersasar ke lokasi lain. Bukannya ke Desa Abung Semulih bertemu dengan kelompok petani, Mentan malah bertemu dengan ibu-ibu berkebaya (baca selengkapnya: Turun dari Heli, Mentan Tersesat ke Acara Ibu-ibu Berkebaya).

Insiden nyasarnya Amran disebabkan oleh titik ordinat helikopter yang melenceng.

Amran dijadwalkan bertemu dengan petani di Lapangan Camat Abung Semulih Kabupaten Lampung Utara, namun helikopternya malah mendarat di Islamic Center Kota Bumi, Lampung Utara.

"Saya kaget waktu turun kok tidak lihat dirjen, tidak lihat gubernur dan kapolda. Tidak disangka saya disambut ibu-ibu berkebaya menyambut hari Kartini," kata Amran memulai sambutannya di hadapan para petani di Lampung Utara, Selasa (21/4/2015).

Cerita Amran itu mengundang gelak tawa dari ratusan petani yang telah menunggunya lebih dari dua jam. Amran melakukan kunjungan ke Lampung untuk ketiga kali. Kunjungannya kali ini memberi bantuan berupa 98 hand tractor dan 1.700 ekor sapi untuk pemenuhan swasembada beras.

"Saya cuma minta satu imbalan, tolong penuhi target kebutuhan beras kita agar tidak ekspor lagi," katanya.

Selain menyerahkan bantuan tersebut, Amran dan rombongan melakukan panen raya sekaligus bercocok tanam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Regional
Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X