Kompas.com - 17/04/2015, 19:39 WIB
Pelanggar lalu lintas di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, justru mendapat hadiah helm standar dan bunga dari petugas kepolisian saat kedapatan melanggar lalu lintas di jalan raya, Jumat (17/4/2015). KOMPAS.ComPelanggar lalu lintas di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, justru mendapat hadiah helm standar dan bunga dari petugas kepolisian saat kedapatan melanggar lalu lintas di jalan raya, Jumat (17/4/2015).
|
EditorHeru Margianto
POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Bukannya mendapat surat tilang, para pelanggar lalu lintas di Jalan Trans-Sulawesi, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (17/4/2015), malah mendapat helm gratis dan setangkai bunga. Ini adalah cara simpatik yang dilakukan kepolisian setempat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan di jalan raya.

"Pemberian helm dan setangkai bunga kepada para pelanggar lalu lintas adalah bentuk kasih sayang petugas terhadap para pengendara agar mereka sadar dan menghargai betapa pentingnya keselamatan diri dan orang lain di jalan raya. Kita berharap kecelakaan bisa dihindari dengan kesadaran sendiri," ujar Kapolres Polewali Mandar AKBP Agoeng Adi Kurniawan di sela-sela operasi simpatik, Jumat. 

Belasan polisi berdiri di persimpangan Jalan Andi Depu dan Jalan Mamasa sambil membawa tangai-tangkai bunga. Para pengendara yang tidak tertib berlalu lintas disapa, lalu diberi setangkai bunga. Mereka yang tidak mengenakan helm dihentikan, lalu diberikan helm standar gratis.


KOMPAS.Com Pelanggar lalu lintas di Polewali Mandar mendapat hadiah helm standar dari petugas polisi dalam operasi simpatik di Jalan Trans Sulawesi, Jumat (17/4/2015).
Sambil menyerahkan "hadiah", para polisi itu mengingatkan para pengendara soal pentingnya menjaga keselamatan diri di jalan raya. Tertib berlalu lintas tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga orang lain. 

Sejumlah pelanggar lalu lintas yang semula tampak tegang karena khawatir bakal ditilang malah tersenyum ketika polisi menghadiahi mereka setangkai bunga dan helm gratis. 

Menurut Kapolres, dari ribuan pengendara yang terjaring razia selama satu bulan terakhir, hanya 20 persen yang ditilang. Sisanya mendapat "hadiah".

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X