Gibran dan Selvi Pilih Busana Pengantin Jawa Klasik

Kompas.com - 15/04/2015, 18:21 WIB
Iriana dan Selvi (dua dari kanan) bersama Gibran dan adik-adik Gibran saat jumpa pers di kediamannya di Solo, Selasa (14/4/2015). KOMPAS.com/ M. WISMABRATAIriana dan Selvi (dua dari kanan) bersama Gibran dan adik-adik Gibran saat jumpa pers di kediamannya di Solo, Selasa (14/4/2015).
|
EditorCaroline Damanik

SOLO, KOMPAS.com
- Tema Jawa Klasik dipilih oleh putra sulung Presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan pasangannya, Selvi Ananda, untuk resepsi pernikahan mereka, awal Juni mendatang. Busana pengantin untuk Selvi pun sudah mulai dikerjakan.

Kesan sederhana dan elegan menjadi tema pernikahan putera sulung Presiden Indonesia Jokowi tersebut. Busana pengantin Selvi dirancang dan dibuat di Rumah Kebaya Chili oleh pemiliknya langsung, Hanif Aisyah Nanjaya.

Hanif menuturkan bahwa tema yang diambil untuk pernikahan adalah kebaya Jawa klasik. Bahan beludru dipilih untuk memunculkan kesan sederhana namun nyaman dipakai, sedangkan untuk menguatkan kesan elegan, desainer muda tersebut akan menyulamkan benang gem warna emas.

"Model Jawa Tradisional, seperti kartinian. Kebaya hitam tebal tapi tidak membuat gerah. Lalu dimodifikasi ada ekor menjuntai ke lantai," katanya saat ditemui, Rabu (15/4/2015).

Hanif menceritakan bahwa pihak keluarga yang memilih kebaya tradisional sesuai pakem. Hal tersebut menjadi tantangan bagi Hanif karena dirinya lebih sering merancang kebaya modern yang lebih terkesan seksi.

"Sedang dikerjakan dan saat ini sudah 50 persen," katanya.

Sementara itu, selain Rumah Kebaya Chili, Gibran dan Selvi juga memesan baju di Rumah Mode Bilqis.

Prosesi pernikahan pun sudah dipastikan akan mengikuti adat Jawa. Hal tersebut diungkapkan istri Jokowi, Iriana, saat jumpa pers, Selasa (14/4/2015) malam. Menurut Iriana, karena pernikahannya di Solo, keluarga akan menggelar sesuai tata cara adat Jawa.

"Pernikahannya di Solo, jadi kita pakai adat Jawa," katanya.

Hal tersebut termasuk pemilihan hari pernikahan yang akan menggunakan hitungan Jawa. Namun, Iriana menjelaskan bahwa semua hari baik, namun juga akan mengikuti tradisi dalam pemilihan hari. Iriana pun masih merahasiakan kapan tanggal pasti pernikahan putera sulungnya tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X