Razia Narkoba di Lapas Gagal gara-gara Napi Ogah Digeledah

Kompas.com - 14/04/2015, 11:46 WIB
. SHUTTERSTOCK.
EditorCaroline Damanik

JAMBI, KOMPAS.com - Operasi Antik 2015 khusus menyasar peredaran narkoba ke Lapas Klas II A Jambi, Selasa (14/4/2015) dini hari, gagal karena narapidana tak bersedia digeledah dan diperiksa selnya oleh polisi.

Hasil pantauan di Lapas Jambi, keributan terjadi karena puluhan anggota Polda Jambi itu datang membawa anjing pelacak dan narapidana enggan digeledah anjing pelacak yang akhirnya menggagalkan operasi itu.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Provinsi Jambi, Zulkifli Bustomi, membenarkan operasi antik yang digelar Polda Jambi itu gagal karena narapidana menolak dirazia.

"Hanya terjadi keribut kecil saja, tidak sempat baku hantam dan hal itu hanya kesalahfahaman yang akibatnya operasi malam itu tidak bisa dilanjutkan," kata Zulkipli.

Karena banyak tahanan yang mengamuk dan meminta tidak dirazia, sedangkan jumlah polisi tidak sebanding dengan mareka, maka razia dibatalkan.

Operasi akan digelar suatu hari nanti karena jika dilanjutkan lapas akan heboh dan ribuan narapidana bisa mengamuk.

"Malam ini memang gagal, lain kali kita ulangi lagi, kita tetap koordinasi dengan pihak kepolisian," kata Bustomi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasatgas II Operasi Antik 2015 Polda Jambi AKBP Ali Hadi tidak bisa dimintai keterangan soal operasi gagal ini.

Seorang polisi yang ikut menggeledah Lapas ini menyebutkan, keributan terjadi karena ada kesalahpahaman antara narapidana dengan polisi pembawa anjing pelacak.

"Baku hantam memang tidak ada, cuman tadi kami dilempari oleh berbagai benda seperti botol minuman air mineral dan lainnya," kata anggota polisi ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.