Promosi Wisata, Magelang Undang 16 Dubes Negara Sahabat

Kompas.com - 11/04/2015, 15:08 WIB
Festival Durian Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang digelar 7-9 Maret 2014 lalu. Tahun ini, festival serupa akan digelar 19-21 Maret 2015 di Lapangan Candimulyo. KOMPAS.COM/IKA FITRIANAFestival Durian Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang digelar 7-9 Maret 2014 lalu. Tahun ini, festival serupa akan digelar 19-21 Maret 2015 di Lapangan Candimulyo.
|
EditorCaroline Damanik

MAGELANG, KOMPAS.com — Sebanyak 16 duta besar negara-negara sahabat bertandang ke Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (11/4/2015). Mereka hadir memenuhi undangan pemerintah setempat dalam rangka hari jadi ke-1.109 Kota Magelang.

Para duta besar tersebut yaitu dari Portugal, Jerman, Arab Saudi, Armenia, Sri Lanka, Mongolia, Hongaria, Kazakhztan, Ekuador, Zimbabwe, Inggris, Amerika Serikat, Libya, India, China, dan Kuba.

Hartoko, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Magelang, menjelaskan, pihaknya sengaja mengundang para duta besar sebagai upaya untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Kota Magelang dan sekitarnya ke luar negeri.

Para tamu asing itu, kata Hartoko, akan melihat sendiri geliat pariwisata yang ada di Kota Magelang secara langsung, seperti melihat potensi Gunung Tidar yang ada terletak di tengah-tengah kota, mencicipi beragam kuliner khas, menyaksikan sendratari, serta mengunjungi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang.

Puncaknya, mereka akan menyaksikan prosesi Grebeg Gethuk dan kirab budaya di Alun-alun Kota Magelang, Minggu (12/4/2015). Grebeg Gethuk adalah puncak rangkaian peringatan hari jadi ke-1.109 Kota Sejuta Bunga ini.

Pada kegiatan itu, ribuan buah kudapan dari singkong itu dibentuk menjadi gunungan lalu diperebutkan warga setelah sebelumnya digelar upacara khas Jawa Tengah.

"Kami harapkan mereka pun membantu menginformasikan dan mempromosikan tentang daya tarik wisata Kota Magelang di negaranya masing-masing,” ujar Hartoko.

Selain mengundang dubes dari 16 negara, bupati dan wali kota se-Jawa Tengah serta Komunitas Warga Magelang di Jakarta juga akan turut diundang dalam perhelatan tahunan ini. Selama di Kota Magelang, para dubes akan bermalam di Hotel Puri Asri, yang memang menawarkan konsep alam Magelang yang indah.

"Kami suguhi mereka aneka makanan tradisional khas Magelang. Dari makanan utama sampai makanan kecil seperti gethuk, pisang rebus, kacang rebus, dan sebagainya," pungkas Hartoko.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

Regional
Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Regional
Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Regional
Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Regional
Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Regional
Saat Warga Gotong Royong Gali Terowongan Bawah Rel Kereta yang Tertimbun Tanah

Saat Warga Gotong Royong Gali Terowongan Bawah Rel Kereta yang Tertimbun Tanah

Regional
Cerita 60 Warga Desa Ini Isolasi Mandiri Setelah Ada yang Meninggal PDP Corona

Cerita 60 Warga Desa Ini Isolasi Mandiri Setelah Ada yang Meninggal PDP Corona

Regional
Jamaah Tabligh Meninggal Positif Corona, Polisi Isolasi Masjid At-Taqwa Bengkulu

Jamaah Tabligh Meninggal Positif Corona, Polisi Isolasi Masjid At-Taqwa Bengkulu

Regional
Viral Foto 'Lockdown' Desa di Magetan, Ini Penjelasan Camat Barat

Viral Foto 'Lockdown' Desa di Magetan, Ini Penjelasan Camat Barat

Regional
Dievakuasi dari Jerat Saat Wabah Corona, Harimau Ini Dinamai Corina

Dievakuasi dari Jerat Saat Wabah Corona, Harimau Ini Dinamai Corina

Regional
Per 1 April, KA Jurusan Palembang-Lampung dan Palembang-Lubuk Linggau Tidak Beroperasi

Per 1 April, KA Jurusan Palembang-Lampung dan Palembang-Lubuk Linggau Tidak Beroperasi

Regional
Pemprov Sulsel Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov Sulsel Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Fakta Ayah di Lampung Perkosa 2 Anak Perempuannya, Ditinggal Istri Jadi TKW hingga Ditangkap Polisi

Fakta Ayah di Lampung Perkosa 2 Anak Perempuannya, Ditinggal Istri Jadi TKW hingga Ditangkap Polisi

Regional
Tangani Corona, DPRD Solo Fraksi PKS Sumbang 2 Bulan Gaji

Tangani Corona, DPRD Solo Fraksi PKS Sumbang 2 Bulan Gaji

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X