Karya Pelukis Indonesia dan China Dipamerkan di Magelang

Kompas.com - 10/04/2015, 13:44 WIB
Sejumlah seniman Magelang melakukan performance art dalam rangka Magelang Art Event (MAE) 2015. KOMPAS.com/Ika FitrianaSejumlah seniman Magelang melakukan performance art dalam rangka Magelang Art Event (MAE) 2015.
|
EditorCaroline Damanik

MAGELANG, KOMPAS.com
- Sedikitnya, 300 seniman akan memamerkan karya di Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka Magelang Art Event (MAE) 2015. Mereka antara lain perupa-perupa Indonesia yang karya-karyanya sudah diakui dunia, antara lain Hari Dono, I Made Wianta, Entang Wiharso, Nasirun, I Made Djirna, Indieguerillas, Angki Purbandono, serta perupa-perupa lokal Magelang. Bahkan, ada pula seniman tersohor asal China, Ai Weiwei, yang juga akan memamerkan karya fenomenalnya.

Ai Weiwei merupakan salah satu seniman kontemporer China yang selalu mengkritik kebijakan pemerintahan China. Seniman ini pernah di hukum penjara oleh pemerintah setempat, tetapi pernah pula meraih penghargaan tertinggi dalam pembelaan HAM, Amnesty International.

Selain Ai Weiwei, turut seniman terkemuka asal China lainnya, seperti Xia Xing dan Zhao Zhao serta seniman Jepang, seperti Makoto Aida, Yamamoto Ryuki dan Kondoh Akino, yang akan unjuk kebolehan pada kegiatan yang dimulai pada 11 April-11 Juli 2015 mendatang.

Deddy PAW, panitia MAE 2015, menyebutkan, ratusan karya seniman-seniman itu nantinya akan dipamerkan di 11 ruang seni yang tersebar di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang. Menurut Deddy, jumlah 11 ruang seni disesuaikan dengan hari ulang tahun (HUT) Kota Magelang yang diperingati setiap tanggal 11 April.

"Semestinya MAE dihelat setiap dua tahun sekali, terakhir digelar 2014 lalu. Namun 2015 digelar lagi karena spesial untuk mendukung program pemerintah daerah, Ayo Ke Magelang. Makanya kami juga mengambil tema Ayo MAE 2015," ujar Deddy, Jumat (10/4/2015).

Pemilik Padepokan Apel Watoe Borobudur itu menyebutkan 11 ruang seni yang serentak akan menggelar MAE 2015 yakni Museum OHD, Syang Art Space, dan Langgeng Gallery di Kota Magelang. Kemudian Museum H Widayat, Pawon Art Space, Galeri Pondok Tingal, Limanjawi Art House, Banyu Bening The House of Painting, Padepokan Apel Watoe, Tuksongo Visual Arts House, dan Amanjiwo Art Room di Kabupaten Magelang.

Sementara itu, menurut Hartoko, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kota Magelang, kegiatan ini diharapkan bisa mendongkrak jumlah kunjungan wisata ke Kota dan Kabupaten Magelang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bicara budaya dan wisata, kita harus hilangkan batas administratif antara Kota dan Kabupaten Magelang. Harapanya tentu MAE 2015 bisa meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan lokal maupun asing untuk datang ke Magelang," kata Hartoko.

Selain itu, imbuh Hartoko, kegiatan tersebut juga diharapkan akan berdampak luas pada sektor lain terutama di bidang ekonomi, misalnya pengunjung melihat kegiatan tersebut akan menginap di hotel-hotel yang ada di Magelang sehingga bisa memberi pemasukan bagi daerah berupa hasil pajak.

"Kalau pun tidak menginap, paling tidak mereka makan lalu membeli cenderamata dan oleh-oleh dari Magelang," harap Hartoko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X