Pangdam Siliwangi: Ada Tiga Tipe Orang yang Disasar ISIS

Kompas.com - 06/04/2015, 19:02 WIB
Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayor Jendral (Mayjen) Dedi Kusnadi Thamim di Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh, Bandung, Jawa Barat, Senin, (6/5/2015) KOMPAS.com/Rio KuswandiPanglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayor Jendral (Mayjen) Dedi Kusnadi Thamim di Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh, Bandung, Jawa Barat, Senin, (6/5/2015)
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayor Jendral (Mayjen) Dedi Kusnadi Thamim mengatakan ada banyak cara bagaimana kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merekrut banyak orang di Indonesia untuk masuk dalam organisasinya. 

"Ada beberapa macam kelompok orang yang jadi sasaran ISIS untuk memperkuat kelompoknya," kata Dedi di Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh, Bandung, Jawa Barat, Senin (6/4/2015). 

Pertama, kata Dedi, orang-orang yang wawasan dan pengetahuan agamanya yang lemah. Kedua, faktor ekonomi yang terbatas atau dilanda kemiskinan. Ketiga, orang-orang yang pendidikannya rendah dan orang-orang yang suka radikalisme atau kekerasan. 

"Ini yang jadi sasaran utama kelompok ISIS membujuk orang untuk bergabung dalam menambah kekuatan mereka. Mereka (ISIS) menganggap macam kelompok tersebut mudah untuk dirasuki untuk diajak bergabung," katanya.

Dedi tidak menampik adanya indikasi paham ISIS di wilayah Jawa Barat, seperti di daerah Kabupaten Bandung (kasus Aisyahnaz), Tasikmalaya, Ciamis dan lainnya.

"Ada indikasi ya di Bandung, di Tasik dan di Ciamis juga ada," katanya.

Namun, penyebarannya masih dapat terbendung. Dedi mengatakan, jajaran kodam III/Siliwangi terus berkomitmen untuk memberantas tumbuh kembangnya kelompok ISIS di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Kerja sama dilakukan dengan jajaran Polda Jawa Barat, Pemprov Jabar. 

"Apa yang dilakukan oleh Kodam soal penanganan ISIS, kami selalu melakukan koordinasi ?dengan Polda (Jabar) Pemda (Pemprov Jabar)," katanya. 

Pihaknya pun mengutamakan fungsi Babinsa untuk melakukan pemantauan di semua daerah-daerah atau desa-desa terpencil di Jawa Barat dan Banten.  

"Babinsa kami kedepankan," katanya.

Pencegahan akan masuknya ISIS terus diperketat.

"Misalnya, dengan masyarakat yang baru datang pertama ke suatu kampung (orang baru), harus melakukan wajib lapor," tegasnya.

Selain itu, para Babinsa tersebut turut melakukan sosialisasi bahaya ISIS kepada para warga.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

Regional
Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Regional
Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Regional
Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Regional
Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan 'New Normal'

Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan "New Normal"

Regional
Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Regional
Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Regional
Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Regional
Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Regional
Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

Regional
Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Regional
Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Regional
Sambut 'New Normal' di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Sambut "New Normal" di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X