PNS yang Bahas Akik atau Asah Batu Saat Dinas Akan Ditangkap

Kompas.com - 06/04/2015, 16:59 WIB
KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANA Batu akik red baron atau keladen asal Pacitan, Jawa Timur.
BENGKULU, KOMPAS.com — Kepala Inspektorat Pemda Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Khaidir memberikan peringatan kepada pegawai negeri sipil (PNS) di daerah itu agar tidak membahas persoalan batu akik, apalagi sibuk mengasahnya, saat jam dinas.

"Para PNS diminta tak berlebihan membahas batu akik, meski trennya terlihat tinggi. Jangan sampai sibuk membahas batu akik saat jam dinas, apalagi mengasahnya saat jam dinas," kata Khaidir.

Khaidir menyebutkan, para PNS harus dapat menahan diri membahas persoalan batu akik saat jam kantor karena kesan tersebut dapat menimbulkan citra negatif di masyarakat terhadap PNS. "Namun, jika di luar jam kerja, terserah. Intinya, tugas melayani masyarakat tak terganggu hanya gara-gara batu akik," ujar dia.

Satpol PP pun diminta melakukan pengawasan ke sentra penjualan dan pembuatan batu akik. Jika ada PNS yang berkeliaran pada jam kerja, mengasah atau melakukan aktivitas jual beli batu akik, satpol PP harus menangkap dan menyerahkannya kepada pihak inspektorat.

"Jika memang penting, silakan satpol PP melakukan pengawasan di pusat penjualan akik. Itu memang kewenangannya," kata Khaidir.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya


Close Ads X