Kompas.com - 31/03/2015, 22:38 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar bersama Wali Kota Bandung Dada Rosada mengunjungi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang terletak di Kelurahan Rancanumpan, Kecamatan Gedebage Kota Bandung, Senin (24/6/2013).
KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaWakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar bersama Wali Kota Bandung Dada Rosada mengunjungi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang terletak di Kelurahan Rancanumpan, Kecamatan Gedebage Kota Bandung, Senin (24/6/2013).
|
EditorFarid Assifa
BANDUNG, KOMPAS.com — Grand opening perayaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Bandung, Jawa Barat, pada tahun 2016 belum bisa dipastikan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), di Gedebage, Bandung. Hal itu karena struktur bangunan tersebut mengalami kerusakan dan ambles.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah melayangkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mengabarkan hal ini.

"Kita sudah mendapat kabar soal berita itu (amblesnya stadion GBLA Gedebage) dari BPKP. BPKP kirim surat ke Pemerintah Provinsi (Jabar) dan kita (Pemprov) sudah kirim surat ke Kementerian PU," kata pria yang akrab disapa Aher itu kepada wartawan di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Jawa Barat, Selasa (31/3/2015) malam.

Menurut Aher, nantinya Kementerian PU akan melakukan pengecekan dan memutuskan apakah stadion megah yang baru saja berdiri tersebut bisa dipakai atau tidak untuk grand opening PON XIX 2016 mendatang. Kementerian PU serta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akan melakukan audit terkait kerugian negara akibat dugaan korupsi yang menyebabkan stadion itu ambles.

"Kita nunggu dari Kementerian PU dan BPKP. Kalau kata Kementerian PU struktur bangunannya yang mengalami ambles bukan struktur bangunan pokok, dan dikatakan masih bisa diperbaiki, ya, tinggal diperbaiki, sehingga bisa dipakai untuk grand opening PON. Dan, kalau ternyata kata Kementerian PU strukturnya tidak memungkinkan, dan menyatakan jangan dipakai, ya, jangan dipakai. Bahaya kalau dipakai, itu opening seremoni (PON) akan dihadiri ratusan ribu orang, bisa bahaya," beber Aher.

Ketika ditanya jika memang tidak bisa pakai, lokasi pembukaan PON akan dipindahkan ke mana, Aher belum memikirkan hal itu. "Nantilah, kita belum pikirkan itu," katanya.

Aher berharap kerusakan struktur stadion tidak terlalu parah sehingga tetap bisa digunakan untuk grand opening PON 2016 mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mudah-mudahan ini (stadion yang ambles) masih layak dan masih bisa diperbaiki," harapnya.

Aher belum mengetahui sampai sejauh mana pengecekan stadion tersebut.

"Kita tunggu saja hasil pengecekan dari Kementerian PU. Kita tunggu, mudah-mudahan stadionnya masih bisa diperbaiki," harapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.