Pemerintah Dinilai Perlu Atur Harga dan Sertifikasi Batu Akik

Kompas.com - 31/03/2015, 19:24 WIB
Koleksi batu akik KOMPASKoleksi batu akik
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Batu akik atau batu permata setengah mulia kini tengah digandrungi oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Namun demikian, hingga saat ini belum ada pengaturan dan pengawasan harga batu akik. Akibatnya, pedagang bisa seenaknya memainkan harga batu-batu permata setengah mulia.

Budayawan dan pemerhati batu akik asal Bandung, Abah N'ceh Kasepuhan, menilai, untuk mengontrol harga batu akik, pemerintah harus menunjuk satu lembaga khusus untuk menetapkan harga pasar.

"Harga batu akik per krat perlu ditetapkan," kata N'ceh saat ditemui di Bragastone Festival, Jalan Braga, Kota Bandung, Senin (31/3/2015).

N'ceh menambahkan, lembaga tersebut nantinya bisa melayani pemembuatan sertifikat keaslian batu dengan harga yang terjangkau. Menurut dia, sertifikat akan menentukan harga batu dari kualitasnya.

"Kalau sekarang harga sertifikasi batu akik terbilang mahal. Selain itu agak sulit karena kurangnya titik koordinat pelayanan," tuturnya.

Selain itu, dengan adanya sertifikat asli, harga batu akik bisa tetap bertahan tanpa tergerus waktu atau dengan kata lain bisa diinvestasikan. Keuntungan pun juga bisa didapat oleh pemerintah daerah dari sertifikasi. Jika saja sertifikasi sudah termasuk pajak, Pemerintah daerah pasti mendapatkan peningkatan PAD.

"Tidak masalah kalau kena pajak, kan pemerintah dapat pemasukan. Di internasional juga bisa dapat pasar," ucapnya.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Regional
100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Regional
Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Regional
RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X