Kompas.com - 30/03/2015, 18:50 WIB
Delegasi pemerintah Negara Thailand, Minggu (29/3/2015) mengunjungi kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon di kawasan Tantui. delegasi yang dipimpin Duta Besar  Thailand untuk indonesia ini beranggotakan sejumlah pejabat departemen luar negeri dan departean sosial Thailand serta kepolisian negara tersebut. di Aula PPN Ambon mereka bertemu dengan uluhan ABK asal Thailand KOMPAS.com/ RAHMAN PATTYDelegasi pemerintah Negara Thailand, Minggu (29/3/2015) mengunjungi kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon di kawasan Tantui. delegasi yang dipimpin Duta Besar Thailand untuk indonesia ini beranggotakan sejumlah pejabat departemen luar negeri dan departean sosial Thailand serta kepolisian negara tersebut. di Aula PPN Ambon mereka bertemu dengan uluhan ABK asal Thailand
|
EditorCaroline Damanik

AMBON, KOMPAS.com
- Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Ambon Nanang Koesdarjanto mengaku telah memulangkan 21 warga negara asing (WNA) asal Thailand, Kamis pekan kemarin. Pihaknya akan kembali mendeportasi enam warga negara Thailand lainnya dalam waktu dekat.

“Pemulangan 21 warga negara Thailand itu Kamis pekan kemarin. Ada enam orang WN Thailand lagi yang akan dideportasi ke negara asalnya pada hari Rabu (1/4/2015),” kata Nanang, Senin (30/3/2015).

Dia mengungkapkan, pemulangan terhadap puluhan warga Thailand ke Negara asalnya itu setelah pihak imigrasi Ambon berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Thailand untuk Indonesia.

“Mekanismenya seperti itu, jadi kita sudah koordinasikan terlebih dahulu dengan pihak kedutaan Thailand sebelum dilakukan deportasi,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, enam warga negara Thailand yang akan dideportasi dalam waktu dekat ini merupakan bekas ABK kapal ikan. Mereka ditahan pihak imigrasi karena tidak memiliki kelengkapan dokumen keimigrasian.

“Kalau kita hanya berurusan dengan masalah deportasi kalau soal pelanggaran hukum itu di pihak kepolisian,” ungkapnya.

Saat ditanya soal kunjungan delegasi pemerintah Thailand ke Kantor imigrasi Ambon Nanang mengakui hal tersebut, namun dia enggan membeberkan apa saja yang dibicarakan dalam pertemuan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mereka (Delegasi) berterima kasih kepada kami, karena memang kita dengan warga Thailand itu sudah sangat dekat selama ini. saat mereka sampai disini kami juga mengantar mereka ke pihak Syahbandar jadi kalau dengan Thailand itu sangat dekat sekali,” tambahnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.