Kompas.com - 23/03/2015, 20:28 WIB
|
EditorFarid Assifa
PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Hermina (32), pedagang ikan asin yang tinggal di Jalan Tanah Jawa, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar, menjadi korban perampokan bermotor. Akibatnya, dompet dan sepeda motor Honda Vario nomor polisi BK 2173 WAB milik Hermina, dibawa kabur dua pelaku yang menaiki sepeda motor jenis Honda tanpa pelat polisi.

Pristiwa itu terjadi di Jalan Lokomotif, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Senin (23/3/2015) sekitar pukul 05.30 WIB. Hermina saat itu tengah menaiki sepeda motor Honda Vario miliknya berangkat dari rumah hendak  berjualan di kiosnya yang berada di Gedung IV Pasar Horas. Agar segera sampai, Hermina melintas dari Jalan Lokomotif.

Di tengah perjalanan yang cukup sepi, tepatnya di bangunan yang baru dirobohkan pihak PT KIA, dua pelaku yang menaiki sepeda motor jenis Honda tiba-tiba muncul dari arah belakang, kemudian menghadang laju sepeda motor Hermina.

"Tiba-tiba dua pelaku menghentikan sepeda motorku dan langsung menyuruhku agar melepaskan Honda. Kedua pelaku mengancam akan membunuhku kalau melawan," kata Hermina.

Namun meski sudah diancam bunuh oleh para pelaku, Hermina tetap saja terus memegangi sepeda motornya yang ditarik-tarik pelaku.

"Satu orang  pelakunya langsung mengambil dompet dari dalam jaket yang kupakai," jelas Hermina lagi.

Setelah mengambil dompet dari dalam jaket, pelaku mulai main kasar dengan mendorong tubuh Hermina sampai terjatuh dari atas sepeda motornya. Selanjutnya kedua pelaku langsung  melarikan diri dengan membawa kabur sepeda motor Vario dan dompet milik Hermina.

"Karena aku masih mempertahankan sepeda motor, kedua pelaku main kasar mendorong badanku sampai jatuh ke tanah dan langsung membawa kabur sepeda motor dan dompet. Aku sudah teriak minta tolong, tapi nggak ada orang yang membantu mengejar kedua pelaku," kata Hermina.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Slamet Loesiono SIK ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Korbannya atas nama Hermina sudah diambil keterangannya.

Sementara itu, petugas sudah turun cek lokasi kejadian menyelidiki pelaku.

"Pelaku masih kita lidik dan korban Hermina bersama saksi-saksi sudah dimintai keterangannya agar identitas kedua pelaku bisa terungkap. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp 16 juta," kata Kapolres.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.