Kompas.com - 19/03/2015, 15:32 WIB
|
EditorCaroline Damanik

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang korban pemerkosaan kaget saat sidang kasusnya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (19/3/2015). Pasalnya, siadng tersebut malah bertajuk sidang kasus penganiayaan.

Padahal, korban melaporkan majikannya, Jauw Winarta Lionardi alias Koko, ke Polrestabes Makassar beberapa waktu lalu atas kasus pemerkosaan. Perubahan kasus ini terungkap setelah majelis hakim membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) termasuk menanyakan seputar kasus penganiayaan yang dialaminya.

Korban, melalui kuasa hukumnya, Ibrahim, akhirnya menunggu sidang tuntutan terdakwa. Jika sudah mendapat salinan dakwaan bagi terdakwa Koko, Ibrahim akan melaporkan kembali kasus pemerkosaan yang dialami kliennya ke Polda Sulselbar.

"Dalam persidangan, terungkap di BAP terdakwa hanya dijerat pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan ringan. Sedangkan pasal 286 tentang pemerkosaan yang dilakukan terdakwa tidak dimasukkan dalam BAP. Ada permainan saat penyelidikan dan penyidikan di Polrestabes Makassar. Saat diperiksa penyidik di Polrestabes Makassar, Korban tidak didampingi kuasa hukum. Saya baru menangani kasus korban, setelah dia di BAP. Jadi rencananya saya akan melaporkan kembali kasus pemerkosaannya ke Polisi, tapi di Polda Sulselbar," kata Ibrahim.

Ibrahim menjelaskan, kasus pemerkosaan yang dialami kliennya disertai dengan kasus penganiayaan dan ancaman. Kliennya yang menjadi karyawan terdakwa mengaku sering mendapat perlakuan tidak senonoh dan kasar selama beberapa tahun.

"Kasusnya memang sudah lama dan baru dilaporkan oleh korban karena sudah tidak tahan disiksa. Korban juga diancam jika membeberkan kasus pemerkosaan itu, foto-foto bugilnya akan disebarkan. Jadi korban ini dibawah tekanan terdakwa," ungkapnya.

Korban melaporkan kasus pemerkosaan ini ke Polrestabes Makassar, awal Januari 2015 lalu. Setelah melaporkan kasus tersebut, polisi pun langsung menjemput Koko, memeriksa dan langsung menahannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.