Kompas.com - 19/03/2015, 14:44 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

NUNUKAN, KOMPAS.com
- NS (40) dan YS (35), dua pria yang diketahui bersahabat saling serang dengan menggunakan parang setelah mabuk bersama-sama. Keduanya pesta minuman keras bersama sejak pukul 23.00 Wita di Mess Lumbis milik pemerintah daerah di Jl Tanjung Nunukan Barat.

Pesta miras tersebut berlangsung hingga pukul 03.00 wita. Tiba-tiba tanpa alasan jelas, NS menyerang BL dengan cara mengayunkan parang ke arah kepala YS.

Meski mabuk berat, YS sempat mengelak dari serangan NS. Namun sabetan parang tersebut sempat melukai lengan kanan YS. Keduanya kemudian bergumul hingga sebuah tusukan di bagian bawah ketiak membuat NS terkapar bersimbah darah.

”Kejadiannya Kamis pukul 03.00 wita. Dari pemeriksaan awal, saat bergumul, YS berhasil merebut parang dari NS. Si NS sendiri mengaku tidak ingat apa yang dilakukan saat bergumul dengan NS karena mabuk berat,” ujar Kapolsek Nunukan Kota AKP Syahrir Bajeng, Kamis (19/3/2015).

Kepolisian Sektor Nunukan sendiri belum mengetahui sebab terjadinya perkelahian antar-teman tersebut. Syahrir mengaku belum bisa melakukan pemeriksaan karena tersangka masih mabuk. Karena juga mengalami luka di lengan kanan, YS dirawat di RSU Nunukan dengan pengawalan dari kepolisian.

Sementara itu, jasad NS saat ini masih terbujur di kamar mayat rumah sakit yang sama. Dari visum dokter rumah sakit, didapati luka selebar 16 sentimeter dengan kedalaman 9 sentimeter.

“Korban meninggal di depan mess. Dugaan kita mungkin meninggal karena kehabisan darah tidak ada pertolongan karena tidak ada yang melihat, di situ gelap dan kejadian malam orang pada tidur semua,” imbuh Syahrir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengatakan, YS bisa dijerat dengan pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun.

“Kita akan jerat dengan pasal 338 dengan ancaman hingga 20 tahun,” tandasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.