Masih Buron, Kapten Kapal Malaysia Dihukum Denda Rp 1 Miliar

Kompas.com - 19/03/2015, 12:43 WIB
Kapal milik nelayan asing diledakkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut), di wilayah Laut Belawan, Medan, Sumut, Kamis (8/1/2015). Polda Sumut menenggelamkan dengan cara meledakkan satu kapal nelayan asal Malaysia yang kedapatan mencuri ikan di perairan Indonesia. Dalam proses penggeledahan ditemukan ikan hasil curian sebanyak 150 kilogram. TRIBUN MEDAN / RISKI CAHYADIKapal milik nelayan asing diledakkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut), di wilayah Laut Belawan, Medan, Sumut, Kamis (8/1/2015). Polda Sumut menenggelamkan dengan cara meledakkan satu kapal nelayan asal Malaysia yang kedapatan mencuri ikan di perairan Indonesia. Dalam proses penggeledahan ditemukan ikan hasil curian sebanyak 150 kilogram.
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com
- Soeu, kapten kapal berbendera Malaysia, didenda sebesar Rp 1 miliar oleh Pengadilan Perikanan, Pengadilan Negeri Medan, Rabu (18/3/2015). Soeu dihukum karena telah melakukan ilegal fishing menggunakan trawl di Tanjung Balai, 29 Desember lalu.

Sidang digelar tanpa kehadiran terdakwa (in absensia). Pada putusannya, Ketua Majelis Hakim Supomo menghukum warga Myanmar itu dengan denda Rp 1 miliar dan Rp 500 juta subsider 6 bulan penjara.

Majelis hakim juga menyita kapal berbobot 60 gross ton yang dipakainya. Kapal itu diputuskan akan segera dimusnahkan.

Jaksa penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tanjung Balai Asahan, Friska, tidak bisa menghadirkan kapten kapal berbendera Malaysia tersebut karena sudah terlanjur kabur.

"Saat (kasus) diserahkan kepada kami, terdakwanya sudah tidak ada," kata wanita berambut panjang ini.

Menurut dia, pihaknya belum bisa memutuskan kapan akan memusnahkan kapal bernomor lambung PK MA 7835 itu karena menunggu instruksi dari pimpinan. Selain itu, pemusnahan juga harus dikordinasikan dengan pihak terkait.

Dalam sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi sebelumnya, JPU menghadirkan dua saksi anak buah kapal (ABK) dari Myanmar, Moe dan Kokou. Kapal tersebut ditangkap para nelayan saat tengah menangkap ikan bersama petugas TNI Angkatan Laut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X