Dituntut 6 Tahun Bui, Terdakwa Kasus Perampokan Mengamuk di Ruang Sidang

Kompas.com - 18/03/2015, 15:48 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

POSO, KOMPAS.com - Hariyanto alias Ari, seorang terdakwa kasus perampokan di Poso, Sulawesi Tengah mengamuk saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Poso, Rabu (18/3/2015).

Pemuda berusia 26 tahun, warga Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir itu mengamuk setelah mendengarkan tuntutan enam tahun penjara yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum. Seketika, Hariyanto langsung mengamuk di dalam ruang sidang.

Aparat Kepolisian yang sudah disiagakan di sekitar ruang sidang langsung mengamankan terdakwa untuk dimasukkan ke dalam sel di PN Poso. Dari dalam sel terdakwa kembali memaki dan meneriaki jaksa dan hakim dengan kata-kata kasar. Dia merasa para penegak hukum tidak bertindak adil.

"Kami tidak terima dengan tuntutan tersebut, saya sudah cukup kooperatif dan telah mengakui semua perbuatan saya bersama teman-teman saya. Tuntutan Jaksa sama sekali saya tidak terima,’’ ujar Hariyanto sambil mengamuk dengan menendang apa saja yang ada di dalam sel.

Sebelumnya, Hariyanto bersama lima rekannya, Herman, Jamal, Adit, Usman, dan Rusdi dinyatakan menjadi terdakwa terkait kasus perampokan sebuah kios telepon selular di Jalan Trans Sulawesi, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir awal Januari 2015 lalu.

Dalam peristiwa tersebut, keenam kelompok anggota perampokan dengan menggunakan senjata tajam berhasil menggondol uang sebesar Rp15 juta.

Humas PN Poso yang juga salah satu dari hakim anggota dalam persidangan tersebut, Suhendra Saputra mengaku, dari enam terdakwa yang dituntut enam tahun, hanya satu orang yang tidak menerima dengan cara mengamuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tuntutan JPU dari Kejaksaan Negeri Poso dianggap sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam KUHP Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman kurungan penjara 5-6 tahun.

‘’ini khan masih pembacaan tuntutan dan belum final,jadi kita kasi kesempatan untuk para terdakwa melakukan pledoi selama satu minggu,jadi tuntutan JPU yang dibacakan hakim berdasarkan hasil kualifikasi dari bukti-bukti dan pengakuan terdakwa selama dalam proses persidangan berlangsung,’’jelas Suhendra.

Sidang kasus perampokan yang disertai dengan kekerasan tersebut  dipimpin langsung oleh hakim ketua Irvan Budi Hartanto bersama dua hakim anggota  Muh.Hambali dan Suhendra Saputra.Rencananya sidang berikutnya dengan agenda sidang Pledoi terdakwa  akan kembali digelar pada Rabu pekan depan.(MANSUR)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.