Kompas.com - 11/03/2015, 18:07 WIB
Proyek pembangunan Hanggar Balai Besar Kalibrasi Dilengkapi Apron dan Taxiway milik Kementerian Perhubungan Dirjen Hubda di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar rubuh, Senin (9/3/2015) sekitar pukul 09.28 Wita. Dalam kejadian itu, 5 pekerja tewas dan 14 pekerja lainnya luka-luka. KOMPAS.com/Hendra CiptoProyek pembangunan Hanggar Balai Besar Kalibrasi Dilengkapi Apron dan Taxiway milik Kementerian Perhubungan Dirjen Hubda di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar rubuh, Senin (9/3/2015) sekitar pukul 09.28 Wita. Dalam kejadian itu, 5 pekerja tewas dan 14 pekerja lainnya luka-luka.
|
EditorCaroline Damanik

MAKASSAR, KOMPAS.com
- Dirjen Hubda Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V, Makassar, meminta kontraktor menyelesaikan proyek pembangunan Hanggar Balai Besar Kalibrasi Dilengkapi Apron dan Taxiway yang rubuh di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

"Kementerian Perhubungan tetap meminta pihak kontraktor menyelesaikan proyeknya yang roboh. Kami memberikan kesempatan lagi kontraktor menyelesaikan proyek hanggar itu hingga 12 bulan ke depan. Tidak ada tambahan kucuran dana dan semua anggaran dibebankan kepada kontraktor," ujar Dirjen Hubda, Suprasetyo.

Prasetyo menjelaskan, proyek pembangunan hanggar itu dimulai pada Agustus 2014 lalu. Dalam kontrak, pengerjaan harus rampung pada Februari 2015. Namun hingga waktu yang telah ditentukan, pengerjaan belum rampung hingga akhirnya bangunan hanggar roboh.

"Nilainya proyek hanggar itu menelan anggaran APBN sebesar Rp 46,2 miliar lebih. Tapi sampai waktu yang telah ditentukan belum rampung, maka kontraktornya diberikan kesempatan menyelesaikannya dalam waktu 50 hari. Selama tahap pemberian kesempatan itu, bangunan dikerjakan hingga akhirnya roboh," ungkapnya.

Dalam proyek pembangunan hanggar ini, lanjut Prasetyo, dua perusahaan kontraktor yang bertanggung jawab didampingi satu perusahaan kontraktor perencanaan dan satu perusahaan kontraktor bagian pengawasan.

"Pada akhir tahun 2014, laporan yang saya terima pengerjaan sudah sampai 76,75 persen. Tapi kenyataannya tidak demikian. Bahkan sekarang malah roboh," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Hanggar Balai Besar Kalibrasi Dilengkapi Apron dan Taxiway milik Kementerian Perhubungan Dirjen Hubda di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar rubuh, Senin (9/3/2015) sekitar pukul 09.28 Wita. Kejadian itu menyebabkan lima pekerja tewas dan 14 pekerja lainnya luka-luka.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.