Kompas.com - 11/03/2015, 14:58 WIB
Ilustrasi olimpiade sains Kompas/Kris R MadaIlustrasi olimpiade sains
|
EditorCaroline Damanik

UNGARAN, KOMPAS.com
- Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang, Amin mengatakan, petunjuk teknis (juknis) dari Direktorat Jendral (Dirjen) Dikdas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memang tidak menyebutkan adanya kepesertaan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN).  

Namun dalam juknis pelaksanaan OSN tingkat SD dari Dinas Pendidikan kepada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Tuntang sebagai pihak panitia memang mengakomodir kepesertaan MI.  

“Karena kami mengakomodir Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pendidikan kabupaten Semarang,” ungkap Amin, Rabu (11/3/2015).  

Dalam DPA yang menjadi acuan bagi pelaksanaan penggunaan anggaran SKPD terkait ini menyebut kegiatan olimpiade sain tingkat SD dan MI Kabupaten Semarang. Meski demikian, Amin mengaku sejak awal telah menyampaikan kepada seluruh peserta yang didalamnya ada dari MI, bahwa hanya SD yang bisa mengikuti OSN tingkat SD di tingkat Provinsi. Karena memang peraturan dari pusat sedemikian rupa.  

"Sejak awal sudah kami perjelas, bahwa kepeseretaan OSN jenjang SD di tingkat provinsi hanya untuk siswa SD,” tegasnya.  

Sementara itu, mengacu surat edaran Dirjen Dikdas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No 056/02/ TE/ 2015 tentang Penyelenggaraan Festival, Lomba dan Olimpiade Tingkat SD Tahun 2015 ada beberapa ajang kompetisi yang ditengarai masih mendiskriminasikan MI.  

Kelima ajang kompetisi siswa SD tersebut adalah Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), International Mathematic and Science Olympic (INSO), Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar (AS3D) dan Lomba Cipta Seni Pelajar (LCSP).        

Kepala MI Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Zunaedi mengatakan, kompetisi prestasi akademik kesiswaan seharusnya tidak dibatasi hanya untuk siswa sekolah dasar (SD) saja. Para siswa MI juga mempunyai mimpi untuk dapat mengukir prestasi akademik tak hanya di level kabupaten.

"Tak hanya siswa, orang tua siswa yang bersangkutan juga memiliki harapan yang sangat besar. Karena itu harapan kami, persoalan ini tak akan mengurangi semangat siswa MI untuk tetap berprestasi,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X