Kompas.com - 10/03/2015, 15:44 WIB
Bandar udara Sultan Hasanuddin, Makassar. KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTO Bandar udara Sultan Hasanuddin, Makassar.
|
EditorCaroline Damanik

MAKASSAR, KOMPAS.com
- Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polda Sulselbar telah melakukan penyitaan dokumen proyek pembangunan hanggar Balai Besar Kalibrasi Dilengkapi Apron dan Taxiway Kementerian Perhubungan Dirjen Hubda Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V, Makassar.

Kasubdit III Tipikor Dit Reskrimsus Polda Sulselbar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Burahman, mengatakan, penyidik telah menyita dokumen-dokumen hanggar rubuh termasuk dokumen kontraknya.

Selain itu, penyidik Tipikor tengah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi hanggar rubuh di markas Polda Sulselbar.

"Sudah kita sita semua dokumen-dokumen proyek, termasuk kontraknya. Itu ada beberapa saksi diperiksa di kantor Polda Sulselbar terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan hanggar rubuh," ungkap Burahman di sela penggeledahan di Kantor Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Udara Otoritas Bandar Udara V, Makassar, Selasa (10/3/2015) siang.

Hanya saja, Burahman enggan mengungkapkan lebih jauh soal kasus dugaan korupsi itu. Burahman pun bersama beberapa penyidik Tipikor Polda Sulselbar naik ke lantai dua Kantor Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Udara Otoritas Bandar Udara V, Makassar.

Tidak lama kemudian, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sulselbar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Heri Dahana datang dan mengikuti penyidik Tipikor.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Kombes Polisi Endi Sutendi mengungkapkan, pihaknya telah membentuk tim khusus dalam kasus rubuhnya Hanggar Balai Besar Kalibrasi Dilengkapi Apron dan Taxiway Kementerian Perhubungan Dirjen Hubda Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V, Makassar di kawasan landasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (9/3/2015).

Endi mengatakan, tim khusus tersebut terdiri dari Polres Maros dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sulselbar untuk mengusut kelalaian kerja hingga mengakibatkan 5 pekerja tewas dan 14 pekerja lainnya luka.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) juga melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi pembangunan hanggar Balai Besar Kalibrasi Dilengkapi Apron dan Taxiway Kementerian Perhubungan Dirjen Hubda Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V, Makassar yang menelan anggaran APBN sebesar Rp 46,2 miliar.

Hanggar Balai Besar Kalibrasi Dilengkapi Apron dan Taxiway milik Kementerian Perhubungan Dirjen Hubda di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar roboh, Senin (9/3/2015) sekitar pukul 09.28 Wita. Dalam kejadian itu, lima pekerja tewas dan 14 pekerja lainnya luka-luka.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.