Iklan "Jual Rumah dan Nikahi Pemiliknya" Laris, Wina Siapkan Seleksi Ketat

Kompas.com - 09/03/2015, 19:46 WIB
Wina akan menyeleksi jika banyak yanv bwrminat melamar dan membeli rumahnya KOMPAS.com/ wijaya kusumaWina akan menyeleksi jika banyak yanv bwrminat melamar dan membeli rumahnya
|
EditorFarid Assifa
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Setelah niatnya menjual rumah sekaligus menawarkan diri dilamar sebagai istri heboh di media sosial, Wina (40) mengaku sudah banyak yang menghubunginya.

"Ada yang datang, kemarin suami istri sudah ke sini, tapi harga tidak cocok. Tentu tidak sekaligus ingin melamar, kan tidak single," kata Wina kepada Kompas.com, Senin (9/3/2015).

Perempuan berparas cantik ini mengungkapkan, baru pagi tadi ia mengetahui bahwa rumah yang diiklankan menjadi pembicaraan di media sosial. Ia mengetahuinya dari saudara dan teman yang langsung menghubunginya.

"Saya kaget, jujur kaget. Sampai jadi pembicaraan. Saya jujur tidak mencari sensasi, memang tulus menjual rumah dan cari suami," tegasnya.

Wina pun tak akan merespons apa kata orang-orang tentang tagline di iklan itu. Ia mengaku terpaksa menjual rumah karena butuh dana. Selain itu, pada usianya yang kini 40 tahun, ia ingin memiliki suami yang benar-benar mampu menjadi panutan dan imam bagi keluarga.

Menurut dia, selain memang sedang mencari suami, ia bersedia menikahi orang yang membeli karena rumahnya memiliki sejarah. Semacam nazar dari almarhumah ibundanya.

"Kalau rumah ini dijual dan pembelinya jadi suami kan saya tidak perlu pindah. Rumah ini nazar ibu saya. Kasihan juga anak saya tinggal di mana, sedangkan saya butuh dana," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seusai menjadi pembicaraan di media sosial, lanjut dia, siang tadi ia dihubungi oleh Dian, teman yang mengiklankan rumahnya di situs jual beli online. Dian mengatakan bahwa sudah banyak orang yang berminat membeli rumah Wina. Bahkan, beberapa orang akan melihat langsung rumahnya.

Menurut dia, jika banyak calon pembeli yang berminat dan sekaligus melamarnya sebagai istri, Wina akan melakukan seleksi guna memilih pria yang benar-benar baik dan bertanggung jawab.

"Ya, kalau satu tidak, tapi kalau banyak, saya akan seleksi dong. Saya ingin suami yang baik dan bertanggung jawab, bisa menjadi imam keluarga," pungkasnya.

Seperti diketahui, media sosial dihebohkan dengan iklan penjualan rumah seluas 523 meter persegi seharga Rp 999.000.000 di sebuah situs jual beli online. Sebab, selain menawarkan rumah, penjualnya yang merupakan perempuan sekaligus menawarkan diri untuk dilamar sebagai istri. Menjual rumah sekaligus menikahi penjualnya. Rumah tersebut berada di Randu Gunting Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. [Baca juga: Beli Rumah Sekaligus Nikahi Pemiliknya, Mau?]



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X