Berubah-ubah, Keterangan Kajati Bali Soal Pemindahan Terpidana Mati "Bali Nine"

Kompas.com - 03/03/2015, 13:50 WIB
Kepala Kejati Bali, Momock Bambang Samiarso saat di kantornya KOMPAS.com/SRI LESTARIKepala Kejati Bali, Momock Bambang Samiarso saat di kantornya
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com - Informasi tentang waktu pemindahan dua terpidana mati kelompok "Bali Nine", Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, yang diberikan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Momock Bambang Samiarso  berubah-ubah.

Tadi pagi, Momock menyampaikan, pemindahan akan dilakukan hari ini atau besok. Namun ternyata, siang ini Momock kembali meyampaikan bahwa pemindahan kedua warga Negara Australia antara besok dan lusa.

"Kalau enggak besok ya lusa. Kita kan perlu teman yang perlu kita perlu persiapan macam macam. Yang penting kan segera dipindahkan dalam minggu ini," kata Momock, Selasa (3/3/2015).

Kajati Momock tidak banyak memberikan alasan mengenai perkembangan yang sering berubah dalam hitungan jam. Dia hanya menegaskan harus dilakukan persiapan yang matang agar proses pemindahannya berjalan aman dan lancar. "Ini kita akan koordinasi lagi, ditunggulah," tegas Momock.

Hari ini Konsul Autralia untuk Bali, Majell Hind juga sempat bertemu dengan Kajati, beberapa menit. Tak berselang lama, Kajati keluar ruangan dan bergegas menuju acara rapat koordinasi dengan aparat. "Konsul ke sini (Kantor kejati) hanya tanya-tanya saja kok," ujar Momock.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Regional
Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

Regional
BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

Regional
Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani 'Swab Test'

Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani "Swab Test"

Regional
Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ganjar Minta Warga Tak Bepergian ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Penyebab Sungai di Banyumas Dipenuhi Busa karena Limbah Kimia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X