Kompas.com - 03/03/2015, 12:43 WIB
Puluhan sopir meminta kapal LCT diberangkatkan Selasa 3 maret 2015 Ira Rachmawati / Kompas.com / BanyuwangiPuluhan sopir meminta kapal LCT diberangkatkan Selasa 3 maret 2015
|
EditorCaroline Damanik

BANYUWANGI, KOMPAS.com
- Pelabuhan Landing Craft Machine (LCM) Ketapang Selasa (3/3/2015) tidak beroperasi karena kru kendaraan berat menolak turun dari kapal landing qualification tank (LCT) yang menyeberang ke Pulau Bali.

Hal tersebut disebabkan adanya maklumat Pelayaran (mapel) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) No 16/I/DN- 15 tanggal 23 Januari 2015 yang melarang kru naik kapal LCT yang dikhususkan untuk armada kendaraan berat. Sementara itu, sopir, kernet dan awak bus diharuskan naik kapal engine penumpang (KMP) di dermaga ASDP Ketapang.

Maklumat tersebut berlaku sejak hari ini. Surat tersebut menyatakan, jika LCT tetap mengangkut penumpang termasuk sopir dan kernet truk, maka Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) tidak menerbitkan surat persetujuan berlayar (SPB) kepada pihak kapal sehingga kapal tidak bisa diberangkatkan.

Aturan tersebut ditolak oleh para sopir. Mereka tidak mau turun dari truk yang sudah diparkir di dalam kapal.

"Aturan ini tidak pernah disosialisasikan kepada sopir. Buat bingung. Kalau kami harus naik kapal lain itu bagaimana? juga tidak ada jaminan keamanan barang yang kami bawa di dikapal jika kami tinggal," ujar Gede Suharna, salah satu sopir yang ditemui di Pelabuhan Landing Craft Machine Ketapang.

Hal senada juga disampaikan oleh Suherman, sopir asal Jember yang membawa beras. Ia mengaku aturan tersebut tidak masuk akal dan meminta kapal segera diberangkatkan.

"Saya sudah mulai pagi di sini. Truk sudah diparkir di dalam. Saya tidak mau turun dari truk karena ini tanggug jawab saya," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Puluhan sopir dan kernet truk tersebut memaksa agar kapal diberangkatkan. Namun petugas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) menolak permintaan tersebut.

"Kami masih berkoordinasi dengan pusat. Kami meminta waktu setengah jam. Kami hanya menerapkan aturan yang berlaku yaitu sopir dan kernet yang telah menaikkan truk ke dalam kapal harus turun dari LCT. Jika tidak maka kapal tidak akan berangkat. Aturan ini demi keselamatan pelayaran," kata Widodo, salah satu petugas KUPP yang menemui para sopir.

Saat ini, ada 15 kapal jenis LCT yang beroperasi di pelabuhan Landing Craft Machine Ketapang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.