Risma Tantang Pemuda Eks Dolly Bikin "Casing" Ponsel

Kompas.com - 02/03/2015, 17:18 WIB
Razia rumah kost di sekitar Gang Dolly Surabaya. KOMPAS.com/Achmad FaizalRazia rumah kost di sekitar Gang Dolly Surabaya.
|
EditorFarid Assifa
SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menantang pemuda karang taruna di eks lokalisasi prostitusi Dolly untuk memproduksi casing telepon seluler bergambar ikon Kota Surabaya. Selain akan membantu permodalan, Risma juga berjanji ikut mempromosikan produk tersebut kepada tamu mancanegara.

Selama ini, menurut Risma, belum ada produk aksesoris ponsel bergambar ikon Surabaya seperti ikan Sura dan Buaya.

"Kalau kalian bisa buat itu, nanti saya gunakan sebagai suvenir jika ada tamu dari negara lain atau kota lain di Indonesia berkunjung ke Surabaya," jelas Risma saat menerima pemuda karang taruna Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, di ruangannya, Senin (2/3/2015).

Risma berharap, pemuda karang taruna di eks lokalisasi prostitusi Dolly menjadi agen pergerakan untuk mengangkat perekonomian warga. Pemkot Surabaya, kata Risma, akan sepenuhnya memfasilitasi upaya tersebut dengan memberikan bantuan alat, modal hingga pelatihan keterampilan.

"Terserah warga di sana, mintanya apa, kalau ingin usaha menjahit, kita siapkan mesin jahit, kalau sablon, kita juga akan siapkan alatnya sekaligus pelatihannya," terang wali kota yang diusung PDI-P ini.

Risma yakin, tanpa adanya lokalisasi prostitusi, warga di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan bisa bangkit dengan kekuatan ekonomi lokalnya. Dia tidak yakin, setelah prostitusi ditutup, aktivitas ekonomi di Dolly akan mati.

Lokalisasi prostitusi yang konon terbesar di Asia Tenggara itu ditutup secara permanen oleh Pemkot Surabaya pada Juni 2014 lalu. Ratusan pekerja seks komersial (PSK) dipulangkan dan diberi modal. Penutupan sempat mendapat penolakan keras dari warga maupun dari kelompok PSK dan mucikari itu sendiri.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X