Bocah SD yang Hanyut di Sungai Bah Bolon Ditemukan Tewas

Kompas.com - 28/02/2015, 11:33 WIB
kOMPAS.com/Tigor Munthe Lokasi pencarian bocah SD yang hanyut di sungai Bah Bolon, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Jumat (27/2/2015).

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Bocah kelas 3 SD, Keiza boru Purba (8), warqa Jalan Pattimura Ujung, Pematangsiantar, yang hanyut dibawa arus sungai Bah Bolon, Jumat (27/2/2015) sore, ditemukan tewas di aliran sungai Bah Bolon di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (28/2/2015).

Jasad Keiza persisnya ditemukan pukul 9.00 Wib di Dusun Batu Gajah, Desa Timuran, Kecamatan Mariah Jambi, Kabupaten Simalungun oleh seorang pemancing di sungai.

Lilik (45), warga Mariah Jambi, mengatakan, pemancing yang menemukan jasad korban hanyut itu, barlari ke arah perkampungan warga memberitahu adanya jasad mengapung di sungai Bah Bolon.

"Dia berlari seperti ketakutan dan memberitahu warga menemukan jasad anak-anak di sungai," kata Lilik.


Selanjutnya, warga datang berbondong-bondong melihat apa yang disampaikan si pemancing. Warga kemudian mengevakuasi jasad bocah malang yang sudah yatim piatu itu sebelum akhirnya diberitahu ke petugas kepolisian.

Sebelumnya, Keiza hanyut setelah terjatuh ke saluran irigasi di Jalan Dalil Tani Ujung, Pematangsiantar, ketika disenggol satu unit angkutan kota. Saat itu, Keiza berboncengan naik sepeda dengan kakaknya, Dea boru Purba, sepulang les tambahan sekolah.

Kedua bocah SD itu terpental ke saluran irigasi dengan aliran arus air cukup deras. Dea berhasil lolos dari maut, sedangkan Keiza hanyut dibawa arus air hingga sempat tak ditemukan sejak Jumat sore.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorCaroline Damanik
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X