Kompas.com - 26/02/2015, 01:30 WIB
|
EditorFidel Ali Permana


NUNUKAN, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia akhirnya memulangkan 11 nelayan rumput laut warga Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang ditangkap oleh Polis Marine Malaysia pada Minggu, (15/02/2015) lalu. Mereka ditangkap saat bertanam rumput laut di seputar Tanjung Kayu Mati.

Mereka dipulangkan melalui pelabuhan Sei Pancang Kecamatan Sebatik di mana sebelumnya dilakukan serah terima 11 nelayan rumput laut tersebut dari Polis Marine Tawau dan konsulat LO Polri Tawau Kompol Napi yang diterima oleh Kapolsek Sei Nyamuk Iptu Oman Purnama A yang disaksikan oleh Danposal TNI AL Sei Pancang Letda Herry pada pukul 18:15 Wita.

Dari Pelabuhan Sei Pancang, 11 nelayan tersebut menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam menuju Mantikas yang kemudian menumpang speedboat TNI AL menuju Lanal Nunukan.

Ke-11 nelayan rumput laut tersebut tiba di Lanal Nunukan pukul 22:34 Wita. Salah satu nelayan rumput laut, Amir, mengaku ditangkap Polis Marine Malaysia karena tidak memiliki dokumen saat beraktivitas budidaya rumput laut di perairan Malaysia.

Amir mengaku meski menjelaskan keberadaan mereka di perairan Malaysia karena ada kerja sama dengan warga Malaysia mereka tetap digelandang ke Kantor Polis Marine di Tawau.

“Saya baru mau cari tempat untuk budidaya rumput laut saat ditangkap di Seputar Tanjung Kayu Mati. Mereka tanya passport, walaupun kita jelaskan ada kerjasama dengan warga Malaysia tetap mereka angkut,” ujarnya Rabu (25/02/2015).

Meski ditahan oleh Polis Marine Malaysia, Syarifudin mengaku diperlakukan dengan baik selama dalam tahanan. Selama 3 tahun bertanam rumput laut di perairan Tanjung Kayu Mati, Syarifudin mengaku belum pernah ditangkap meski sering melihat keberadaan Polis Marine Malaysia.

Meski menunjukkan bukti lesen (ijin) mengelola wilayah pesisir kepada Polis Malaysia, namun aparat Malaysia tetap menggelandang dirinya dan kesepuluh warga Tanjung lainnya ke Tawau Malaysia.

“Kita jelaskan kalau kita punya lesen atas nama Pak Asni. Itulah yangditunggu polisi, tapi sejak ditahan hingga dipulangkan tidak muncul itu Pak Asni," ujarnya.

Sosialisasi wilayah perbatasan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.