Rusak Mapolsek dan Serang Atasannya, Wakapolsek Gunungpati Diberi Sanksi

Kompas.com - 24/02/2015, 17:41 WIB
EditorFarid Assifa
SEMARANG, KOMPAS.com - Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono memberi sanksi terhadap Wakil Kepala Polsek Gunungpati AKP Hadi karena mabuk, merusak polsek serta mengancam akan membunuh Kapolsek Gunungpati. Aksi perwira polisi ini terbilang keterlaluan.

Menurut Djihartono, apa yang dilakukan oleh anggotanya itu sudah menyalahi aturan. Bahkan, Djihartono menegaskan AKP Hadi sudah tidak layak menjabat sebagai wakil kepala polsek.

"Sudah dimutasi, sidang kode etik dan disiplin itu pasti, menyusul," kata Djihartono, Selasa (24/2/2015).

"Yang bersangkutan sudah saya mutasi tak lama setelah kejadian," katanya tanpa menyebutkan detail AKP Hadi dipindahkan kemana.

Kronologi

Wakapolsek Gunungpati AKP Hadi datang ke kantornya sambil mengajak seorang wanita sales promotion girl (SPG) dan membawa gobang. Dia yang dalam kondisi mabuk marah-marah lalu menyerang Kapolseknya, Kompol Ahmadi. Kompol Ahmadi memilih lari untuk menghindar namun dikejar oleh AKP Hadi. Pelaku yang diduga dalam kondisi mabuk itu kemudian merusak mapolsek dan mobil Karimun milik Kapolsek Ahmadi.

"Peristiwanya sudah sepekan silam, tepatnya Selasa 16 Februari pukul 20.00. Tetapi sampai sekarang oknum tersebut masih kabur dan masuk daftar pencarian orang (DPO). Saya perintah anggota Propam Polres dan Polda untuk tangkap dia dan bawa ke Mapolda," kata Kabid Propam Polda Jateng Kombes Hendra Supriatna dikutip Tribun Jateng, Selasa (24/2/2015).

Peristiwa itu bermula pada Selasa (16/02/2015) pukul 16.00. Saat itu, AKP Hadi bersama 2 orang SPG sebuah produk rokok berkaraoke di Kafe Kumala Asri, Nongko Sawit. Diduga AKP Hadi juga minum-minuman keras di tempat hiburan itu.

Pada pukul 19.30, karyawan kafe tersebut melapor ke Mapolsek Gunungpati bahwa AKP Hadi mengamuk dan menyekap satu orang SPG. Kapolsek Gunungpati Kompol Ahmadi, memerintahkan anggotanya, Aiptu Mi'an untuk mengajak AKP Hadi kembali ke mapolsek. Sesampainya di kafe tersebut, Aiptu Mi'an malah dimarahi oleh AKP Hadi.

"Kapolsek saja suruh ke sini. Kamu apa? Masih bintara saja, aku ini AKP dan Waka (polsek)," ujar seorang sumber menirukan ucapan AKP Hadi kepada Aiptu Mi'an.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.