Peringatan 60 Tahun KAA, Rekor Dunia Angklung Akan Dicetak

Kompas.com - 24/02/2015, 14:33 WIB
Sekitar 600 siswa memainkan angklung saat pembukaan Edufair ke-10 di SMA Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/9/2010). DHONI SETIAWAN Sekitar 600 siswa memainkan angklung saat pembukaan Edufair ke-10 di SMA Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/9/2010).
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Puncak peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) pada tanggal 24 April 2015 mendatang tidak hanya terfokus pada acara-acara yang bersifat seremonial seperti Asia-Afrika Carnival dan Asia-Africa Business Summit.

Di samping acara puncak, terdapat pula 'side event'. Salah satunya, dalam memainkan angklung dengan melibatkan orang banyak.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bandung, Aos W Bintang mengatakan, dalam kegiatan memainkan angklung yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 April 2015 tersebut, rencananya akan tercatat dalam Guiness World of Record.

"Pada side event, kita akan memecahkan rekor dunia di Stadion Siliwangi," kata Aos di Balai Kota Bandung, Selasa (24/2/2015).

Aos menambahkan, pemecahan rekor dunia memainkan angklung tersebut bertajuk Angklung for The World. Jumlah peserta yang dilibatkan mencapai 20.000 orang. Para peserta merupakan gabungan dari seluruh lapisan masyarakat seperti pelajar SD hingga SMU, mahasiswa, Pegawai Negeri Sipil (PNS), karyawan swasta, TNI, polisi, buruh, seniman serta budayawan.

"Delegasi dan perwakilan setiap negara peserta KAA juga ikut (memainkan angklung)," kata dia.

Dengan alat musik yang telah diakui oleh Unesco sebagai warisan budaya asli Indonesia ini, sambung dia, mereka secara bersama-sama akan memainkan dua buah lagu tradisional sunda, yakni Manuk Dadali dan Halo-Halo Bandung di bawah arahan seorang konduktor dari Saung Angklung Udjo.

Tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah membangun semangat kebersamaan melalui sebuah pagelaran yang ditujukan untuk menyambut konferensi dua benua yang akan diadakan di pertangahan tahun 2015.

Selain itu, rekor memainkan angklung terbanyak ini diharapkan juga bisa menciptakan momen bersejarah pada KAA 2015 yang dapat memberikan dampak besar bagi warga dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X