Antisipasi Longsor di Gunung Kelir, Warga Pasang "Detektor" Kaleng

Kompas.com - 20/02/2015, 08:38 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBARAWA, KOMPAS.com - Tak ada rotan akarpun jadi. Dalam keterbatasan biasanya muncul ide-ide kreatif. Seperti yang dilakukan warga di Dusun Wirogomo Tengah dan Krajan Kidul, Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Demi mengantisipasi longsor susulan dari Bukit Gunung Kelir, mereka memasang alat detektor sederhana. Detektor longsor tersebut terbuat dari rangkaian kaleng yang dihubungkan dengan tali. Alat ini dipasang di beberapa titik longsor di kaki Bukit Gunung Kelir yang tepat berada di atas permukiman warga.

Alat ini bekerja layaknya pengusir burung di sawah. Apabila ada pergerakan tanah, secara otomatis kaleng itu akan berbunyi sehingga warga cepat bertindak. "Rekahan sudah ditutup dengan tanah, warga di sekitar lokasi sudah memasang alat sederhana dari susunan kaleng bekas. Jika terjadi gerakan tanah, tali yang diikatkan di lokasi tertentu akan putus dan menghasilan bunyi sebagai penanda," ungkap Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Semarang, Arief Budianto, Jumat (20/1/2015).

Data yang dihimpun di Desa dan Kecamatan Banyubiru, ungkap Arief, rekahan tanah di kaki bukit Gunung Kelir saat ini panjangnya sekitar 15 meter. Delapan meter di antaranya ambles lebih kurang 30 sentimeter.

BPBD telah menginstruksikan masyarakat agar mengintensifkan kembali fungsi siskamling. Sedangkan terkait antisipasi jangka panjang, BPBD menggelar rapat lintas instansi. Salah satunya membahas rencana relokasi warga di dua dusun yang dianggap rawan bencana tanah longsor.

"Apabila tanah terus bergerak minimal segera relokasi, terlebih di sana ada satu sekolah yang letaknya di bawah tebing," kata Arief.

Pemerintah bersiap merelokasi 240 jiwa warga yang tinggal di Dusun Krajan Kidul dan Dusun Wirogomo Tengah menyusul pergerakan tanah dan longsor di kaki bukit Gunung Kelir. Sementara, posisi dua dusun tersebut berada di bawah bukit Gunung Kelir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.