Kompas.com - 20/02/2015, 08:28 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBARAWA, KOMPAS.com - Kondisi perbukitan Gunung Kelir, Banyubiru, Kabupaten Semarang, semakin mengkhawatirkan. Longsor di kaki bukit dan pergerakan tanahnya dikhawatirkan akan menimbulkan longsor susulan yang mengancam permukiman di dua dusun yang ada di bawahnya.

Demi mencegah jatuhnya korban jiwa, Pemerintah akan merelokasi 240 warga yang tinggal di Dusun Krajan Kidul dan Dusun Wirogomo Tengah di Desa Wirogomo.

Camat Banyubiru, Suratno mengatakan, sejumlah instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum, Badan Lingkungan Hidup, serta Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Semarang telah melakukan tinjauan di kaki bukti Gunung Kelir di Desa Wirogomo, Kamis lalu pasca terjadi longsor.

“Jadi Gunung Kelir itu growong (menganga) di bagian tengahnya karena di kaki bukitnya longsor dan tanahnya bergerak. Tepatnya di atas Dusun Kendal Ngisor yakni pada ketinggian 200 meter dari permukaan tanah dengan kemiringan 80 derajat,” kata Suratno, Kamis (19/2/2015) kemarin.

Suratno memaparkan, sejumlah titik longsor awal sudah ditangani dengan membuat saluran air. Namun ada satu titik longsor yang belum bisa ditangani, dan tergolong membahayakan. Sebab, titik longsor sepanjang 20x10 meter, yang di atasnya ada batu cadas besar sepanjang 4 x10 meter yang sewaktu-waktu bisa runtuh.

"Jika tanahnya terus tergerus, maka batuan cadas di atasnya sewaktu-waktu bisa longsor menimpa permukiman di bawahnya. Kalau tidak segera ditangani peristiwa Banjarnegara bisa terulang di sini,” kata Suratno.

Warga Desa Wirogomo saat ini dalam kondisi siaga dan membuat jalur evakuasi. Upaya untuk memperlambat gerusan tanah dilakukan warga dengan membelokan aliran air dan membuat trucuk bambu penahan tanah longsor.

“Kami mengimbau agar warga selalu siaga terutama saat hujan deras. Jalur evakuasi juga sudah disosialisasikan, agar warga tidak bingung saat bencana itu datang. Yang paling aman sebenarnya adalah relokasi,” imbuh dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.