Hujan Semalaman, Air Berlumpur Rendam Sejumlah Ruas Jalan di Jayapura

Kompas.com - 18/02/2015, 10:27 WIB
EditorCaroline Damanik
JAYAPURA, KOMPAS.com — Sejumlah ruas jalan di Kota Jayapura, Provinsi Papua, terendam air bercampur lumpur akibat hujan sejak Selasa (17/2/2015) malam hingga Rabu (18/2/2015) dini hari.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu dini hari, ruas jalan di depan PTC Entrop terendam air bercampur lumpur, sedangkan di depan Kelurahan Entrop hingga CV Thomas air meluap dari drainase dan Kali Entrop ke ruas jalan.

Akibatnya, sejumlah angkutan pedesaan yang mengangkut hasil bumi dari daerah sentra produksi Koya Timur dan Barat, Distrik Muara Tami, dan Arso Kabupaten Keerom yang akan ke Pasar Hamadi, tertahan di depan CV Thomas.

"Kami tertahan sudah sejam lamanya di sini. Mungkin kami akan berputar lewat jalan alternatif," kata Udin, salah satu sopir angkutan desa.

Sementara itu, Iwan, warga Kelurahan Entrop, bersama sejumlah rekan lainnya yang membantu membersihkan lumpur di ruas jalan tersebut, mengatakan, hujan semalaman membuat air bercampur lumpur memenuhi jalan tersebut.

"Tadi ketinggian air yang meluap dari drainase dan Kali Entrop bisa mencapai satu meter," kata Iwan.

Di pusat Kota Jayapura, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Jalan Percetakan, dan di sekitar Taman Imbi, tampak air bercampur lumpur dan sampah sisa rumah tangga berserakan di tengah jalan.

Sementara itu, kawasan Bambu Kuning juga digenangi air berlumpur dan sampah sisa limbah rumah tangga. Belakangan ini di Ibu Kota Provinsi Papua itu sering turun hujan dengan intensitas yang cukup deras.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X