Kepala bocah 17 bulan itu semakin membesar akibat cairan yang membungkus otaknya. Praktis, tubuhnya lemah, hanya dapat berbaring di tempat tidur dan sesekali dipangku Sofi. Setiap malam, Sofi nyaris tidak pernah tidur nyenyak karena harus menemani Mulya, panggilan Mulyasari Ramadhani, yang menangis menahan sakit di kepalanya.
"Setiap malam menangis, mungkin kepalanya terasa sakit, kadang kepalanya panas, saya hanya bisa menggendongnya, tidak bisa berbuat apa-apa," tutur Sofi saat ditemui Kompas.com di kediamannya di Dusun Kalikalong Krajan 1, Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Senin (16/2/2015).
Sofi menceritakan, penyakit yang diderita Mulya sudah sejak lahir. Anak keduanya ini lahir melalui operasi caesar pada 7 Juli 2013 lalu di RS Budi Rahayu, Kota Magelang. Selama proses kehamilan, kata Sofi, tidak ada hal-hal yang aneh. Ia rutin memeriksakan kehamilannya baik di puskesmas maupun bidan, termasuk rajin minum obat yang diberikan. Keanehan pada tubuhnya dirasakan saat masuk usia 7 bulan kehamilan.
"Usia 7 bulan kaki dan tangan saya membengkak. Kata bidan hal itu biasa terjadi pada wanita hamil. Tetapi setelah saya periksakan melalui USG diketahui kalau kepala janin saya membesar dan divonis hydrocephalus," ujar Sofi.
Menurut Sofi, saat pertama lahir, Mulya memiliki bobot 4,6 kilogram dengan diameter kepala 31 sentimeter. Namun kemudian bobot putri cantiknya itu terus turun hingga 3,9 kilogram, sedangkan lingkar kepalanya mencapai 71 sentimeter dan berat 10 kilogram. Kondis Mulya semakin memprihatinkan karena ia tidak bisa minum air susu ibunya (ASI) sendiri lantaran bibirnya menderita sumbing.
"Mulya tidak bisa minum ASI karena bibir sumbing, terlebih ASI saya juga tidak bisa keluar sehingga terpaksa saya beri susu formula. Usia 6 bulan Mulya mulai saya kasih makan, itu pun dengan bubur bayi instan, sebab saya coba makanan lainnya ia menolak, malah diare," ucap Sofi sembari membelai Mulya yang sedikit merengek di pangkuannya.
Suami dipenjara
Selama ini, Sofi hanya mampu berdoa dan ikhlas dengan kondisi anaknya. Sofi mengaku tidak bisa bekerja meninggalkan Mulya dengan kondisi seperti itu. Sedangkan sang suami, Nanung Nur Yula (26), saat ini ditahan di Mapolres Magelang Kota lantaran tersandung kasus percobaan pencurian sepeda motor di Kota Magelang belum lama ini.
"Saya sudah ingatkan suami agar mencari uang halal, tetapi mungkin pikirannya sedang kalut sampai mencoba mencuri motor. Sekarang jadi begini. Saya pernah ajak Mulya ke kantor polisi, siapa tahu bisa meringankan hukuman suami saya," ujar Sofi.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanSegera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.