Bupati Banyuwangi Akui Festival Toilet Bersih Mencontoh Malaysia

Kompas.com - 13/02/2015, 17:00 WIB
Bupati Banyuwangi H Abdullah Azwar Anas M.Si saat berkunjung ke Kompas.com, Jakarta, Kamis (24/7/2014). Kompas.com/Widianti KamilBupati Banyuwangi H Abdullah Azwar Anas M.Si saat berkunjung ke Kompas.com, Jakarta, Kamis (24/7/2014).
Penulis Icha Rastika
|
EditorBayu Galih

BOGOR, KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa festival toilet bersih yang digelar Kabupaten Banyuwangi mencontoh gerakan jeding resik di Malaysia. Meskipun sama-sama negara berkembang, kata dia, Malaysia tempat-tempat umum di Malaysia memiliki toilet yang bersih.

"Meski belum hebat, tandasnya (toiletnya) bersih-bersih ya, dulu ada gerakan tandas bersih di Malaysia. Sebenarnya gerakannya namanya bukan toilet bersih (di Malaysia), tapi jeding bersih, jeding resik," kata Anas di Istana Bogor, Jumat (13/2/2015) saat ditanya dari mana ia mendapatkan ide untuk menggelar festival toilet bersih di Banyuwangi.

Menurut Anas, kebersihan toilet difestivalkan untuk membudayakan warga menjaga kebersihan toilet. Berdasarkan data yang dijabarkan dalam World Economic Forum, kata dia, Indonesia menempati posisi bawah jika dilihat dari kategori higienis atau kebersihan lingkungannya. Dari 144 negara, sebut dia, Indonesia berada pada posisi 122.

Di samping itu, Anas menilai bahwa kondisi toilet yang bersih, terutama di lokasi pariwisata bisa menarik kunjungan wisatawan. Menurut dia, kondisi toilet suatu tempat wisata menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan para turis asing.

"Karena toilet selama ini hanya halaman belakang, padahal bule kalau ke Indonesia indikator pertamanya adalah toilet, maka di Banyuwangi difestivalkan karena toilet itu orang kalau ngerjain toilet kelihatannya capek, malas, kan enggak ada orang (yang saat) festival itu capek, mesti senang, maka di Banyuwangi difestivalkan mulai dari TKI, SD, SMP, dan tahun ini akan selesai," ucap dia.

Ia juga menegaskan bahwa festival toilet ini bukan merupakan gerakan pembangunan toilet besar-besaran. Menurut Anas, ada sejumlah indikator yang diperlombakan dalam festival toilet, di antaranya kebersihan, bau toilet, dan kesehatan.

Penilaian terhadap toilet yang divestifalkan ini dilakukan sepanjang tahun. Pada akhir tahun, Pemkab Banyuwangi akan mengumumkan pemenang festival toilet.

"Karena target kita memperbaiki toilet kita. Sekarang total wisatawan kita kan 9 juta, targetnya 12 juta. Malaysia sudah 26 juta, Bali saja yang hebat seperti itu ada tempat hiburan malam hanya 4,8 juta sementara Langkawi tidak ada tempat hiburan malam bisa 6 juta, salah satunya karena kebersihan," kata Anas.

Dia juga mengatakan bahwa gerakan toilet bersih ini harus dimulai dari daerah. Sejauh ini, Anas mengklaim Banyuwangi berhasil meningkatkan kunjungan wisatawa menjadi 1000 persen lebih banyak dalam waktu setahun.

"Sebelumnya karena kita terus bangun infrastruktur, tapi problemnya budaya toilet bersih tadi, makanya kita festivalkan," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Regional
Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Regional
Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Regional
6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

Regional
Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Regional
Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Regional
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Regional
Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Regional
Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2021

Regional
Koleksi Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara Digondol Maling, Pelaku Jebol Kunci Penyimpanan

Koleksi Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara Digondol Maling, Pelaku Jebol Kunci Penyimpanan

Regional
Oknum Pendamping PKH Gelapkan Dana Bansos Rp 107 Juta Selama 2 Tahun,  Korban Tak Tahu Namanya Jadi Penerima

Oknum Pendamping PKH Gelapkan Dana Bansos Rp 107 Juta Selama 2 Tahun, Korban Tak Tahu Namanya Jadi Penerima

Regional
Ketua DPRD dan Sekda Pamekasan Gagal Disuntik Vaksin, Ini Penyebabnya...

Ketua DPRD dan Sekda Pamekasan Gagal Disuntik Vaksin, Ini Penyebabnya...

Regional
Napi Lapas Merah Mata Palembang Diduga Otak Jaringan Narkoba Internasional, Pasok Ratusan Kg Sabu ke Indonesia

Napi Lapas Merah Mata Palembang Diduga Otak Jaringan Narkoba Internasional, Pasok Ratusan Kg Sabu ke Indonesia

Regional
Vaksinasi Covid-19 Pejabat Majalengka Dilakukan Secara Terbuka pada 3 Februari

Vaksinasi Covid-19 Pejabat Majalengka Dilakukan Secara Terbuka pada 3 Februari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X